TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT LEN Industri terus memberikan pertumbuhan

Albarsyah
3 December 2019 | 14:24
rubrik: BUMN
PT LEN Industri terus memberikan pertumbuhan

Jakarta, TopBusiness – Direktur Utama PT LEN Industri, Zakky Gamal Yasin menyatakan, pihaknya dan konsorsium PT WIKA Tbk serta PT Adhi Karya Tbk sudah dapat memastikan akan mendapatkan projek-projek revitalisasi perkerataapian di Afrika dan Asia.

Demikian disampaikan  kepada awak media dalam kegiatan Ngopi BUMN, Ngobrol Pagi seputar BUMN di Sinergy lounge gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat.

Menurut Zaki, saat ini permasalahan yang sedang dilakukan pembahasan secara intensif dengan pihak negara Madagaskar terkait permasalahan pembiayaan. Karena kesulitan dengan pembayaran secara langsung. Akan tetapi pihak negara Madagaskar menawarkan dengan pembayaran dalam bentuk lain.

“Mereka akan melakukan pembayaran dengan deposit tambang Timah yang mereka miliki. Oleh sebab itu sekarang ini pihak PT Timah sedang melakukan kajian dan survei cadangan dan kandungan deposit Timah yang dimiliki pemerintah Madagaskar tersebut”, jelas Zakky.

Harapan Zakky, semoga dalam tahun depan  hasil survei cadangan timah Madagaskar yang dilaksanakan PT Timah tersebut sudah bisa mendapatkan hasil yang valid. Sehingga, bisa menentukan kelanjutan proyek pembaharuan persinyalan dan pembangunan kereta api untuk muatan barang tambang tersebut.

Demikian juga dengan kontrak negara Asia seperti Vietnam, Filipina, lanjut Zakky, dirnya berharap semoga dapat pula terealisir pada awal tahun 2020 ini.

PT LEN Industri sebagai perusahaan dengan padat teknlogi dan didukung dengan kemajuan riset dan development ini berkonsentrasi pada lini bisnis, seperti, persinyalan kereta api, alat komunikasi transportasi udara, defensive alat–alat pertahanan, ICT,  Energi Baru Terbarukan (EBT)  ini terus memberikan pertumbuhan dan setoran laba kepada perusahaan.

Perseroan menargetkan hingga akhir  2019 laba bersih mencapai Rp 45 miliar. Sementara pendapatan perusahaan tahun 2018 lalu mencapai Rp 5,3 triliun, dengan rata-rata pertumbuhan dalam peningkatan berkisar 20 sampai 25 persen.

BACA JUGA:   Industri Hulu Migas akan Gunakan Garuda

Sementara itu setoran keuntungan kepada negara sebagai pemegang saham (Deviden) pada tahun 2017 sebesar Rp 1,2 miliar, sedangkan tahun 2019 ini meningkat dengan tajam setoran devidennya sebesar Rp 12 miliar.

“Kami juga selalu melakukan inovasi dan terobosan di segala lini. Seperti inovasi kami akan membangun Pembangkit Listrik Solar Surya (PLTS) untuk seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan kebutuhan listrik 1,4 GW atau setara dengan 1.400 MW. Dalam membangun PLTS ini kami bekerjasama dengan PT PLN(Persero), PT Pertamina (Persero) dan PT LEN Industri, dimana kerjasama ini kita bangun sebuah konsorsium bisnis. Harapan kami projek PLTS ini pun dapat bisa berjalan dalam tahun 2020. Karena pihak investor China sudah ingin segera bangun pabrik solar sellnya di Indonesia”,tegas Zakky.

albarsyah

Previous Post

WIKA-AGPBE Tandatangani Kontrak Tower Project Senegal

Next Post

IHSG Positif 3,84 Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR