Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Selasa (03/12), di Bursa Efek Indonesia terpantau positif 3,84 poin, atau setara dengan 0,06 persen ke posisi 6.133,896. Aksi beli selektif mewarnai perdagangan, sambil antisipasi fenomena window dressing.
Window dressing merupakan sentimen positif agar menjadi stimulan dalam menggerakan pelaku pasar. Window dressing menjadi bagian berita positif yang bisa diandalkan dalam mempercantik portofolio saham.
Secara mayoritas bursa saham kawasan berakhir negatif. Diantaranya, indeks Kospi di Bursa Saham Seoul melemah 7,85 poin (0,38 persen) menjadi 2.084,07, dan Bursa Efek Filipina melalui PSE 22,01 poin (turun 0,28 persen) menjadi 7.855,18 poin.
Perdagangan berjalan normal dengan volume mencapai 9.405.842.906 unit saham dan frekuensi 544.341 kali senilai Rp 6,354 triliun. Beberapa saham mengalami peningkatan harga, seperti, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) Rp 12 menjadi Rp 344 per unit, diikuti PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 200 menjadi Rp 7.000 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 30 menjadi Rp 3.420.
Penulis: Agus
