Jakarta, TopBusiness – Organisasi pengekspor minyak mentah atau OPEC berkomitmen untuk melakukan pembatasan produksi hampir 50 persen pada awal 2020. Akibatnya, harga pun terdongkrak.
Sebelumnya, OPEC plus sepakat untuk lebih banyak melakukan pengurangan produksi. Itu dilakukan guna mencegah kelebihan pasokan awal tahun depan, menyusul ekspektasi perlambatan pertumbuhan ekonomi global.
Perjanjian akan mengurangi produksi 500.000 barel per hari (bph), melalui kepatuhan yang lebih ketat dan beberapa penyesuaian.
Di London ICE Futures Exchange, jenis minyak brent positif USD 1 sen ke posisi USD 63,40 per barel. Sementara, west texas intermediate di New York Mercantile Exchange USD 2 sen menjadi USD 58,45.
Penulis: Agus H
