Jakarta, TopBusiness—Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto, mengatakan bahwa pertumbuhan e-commerce di Indonesia akan terus terjadi. E-commerce pun merupakan salah satu alat untuk mendongkrak nilai ekspor Indonesia.
“Perkembangan penetrasi internet di Indonesia pun pesat. Dan ini mendukung pertumbuhan e-commerce,” kata dia saat menjadi pembicara kunci (keynote speaker) pembukaan Hari Belanja Online Nasional 2019 (Harbolnas) di Hotel Borobudur, Jakarta (9/12/2019).
Menteri Agus mengatakan bahwa kini total pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 171 juta jiwa atau 64,8% dari total penduduk. Paralel dengan itu, perkembangan aplikasi canggih seperti AI (artificial intelligence) marak, dan digunakan untuk aktivitas sehari-hari atau pun bisnis. “Dan pertumbuhan e-commerce Indonesia akan terus terjadi. Hal ini karena sifat e-commerce yang lintas batas, dan lain-lain,” kata dia.
Dijelaskannya pula, Kementerian Perdagangan RI terus melakukan banyak upaya untuk mengintensifkan pertumbuhan e-commerce. Contohnya adalah terus memberikan pelatihan e-commerce kepada pelakunya di daerah. “Dari situ, diharapkan munculnya local heroes,” kata dia.
Perlunya Sinergi
Sementara, dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Suhanto, mengatakan bahwa sinergi antara pelaku usaha e-commerce lokal dengan pemerintah Indonesia, sangat diperlukan. Dengan demikian,produk lokal bisa lebih berperan.
“Dalam Harbolnas 2019 ini, terlihat bahwa produk hasil sumber daya alam pun diajak serta. Ini untuk menunjukkan bahwa e-commerce bisa berperan untuk hasil alam,” kata Suhanto.
“Kami berharap bahwa pelaku e-market place ikut berperan mengembangkan ekspor oleh pelaku UKM (usaha kecil dan menengah) kita,” papar dia.
(Adhito)
