TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Makro Ekonomi Stabil Saat Tepat Terbitkan Reksadana

Nurdian Akhmad
12 December 2019 | 15:56
rubrik: Business Info
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT KlSl Asset Management (KlSl-AM) meluncurkan tiga produk reksa dana sekaligus pada hari ini, Kamis (12/12/2019). Tiga produk tersebut adalah reksa dana saham, pendapatan tetap dan pasar uang ini.

Ketiga produk reksadana itu diluncurkan setelah KISl AM sukses meluncurkan produk reksa dana pertamanya, yaitu KlSl lDX Value30 ETF belum lama ini.

“Saat ini, dengan kondisi makro ekonomi lndonesia yang relatif stabil menjadi momen yang tepat untuk meluncurkan tiga reksa dana tersebut,” ujar Direktur Utama KISI AM, Mustofa,di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Stabilnya makro ekonomi itu terlihat dari indikator tingkat inflasi yang relatif rendah di level 3,00% secara year on year, nilai tukar USD/lDR yang stabil, defisit neraca berjalan yang makin membaik di kuartal-lll lalu, serta surplus neraca perdagangan sebesar USD 161,3 juta.

“Itu merupakan bukti kestabilan ekonomi lndonesia di tengah perlambatan ekonomi global akibat perang dagang antara Amerika dan China,” tegas dia.

KlSI Equity Fund sendiri fokus pada 25 hingga 35 saham berkinerja baik di Bursa Efek lndonesia. Dana nasabah diinvestasikan pada perusahaan yang memiliki fundamental bisnis yang kuat dengan valuasi yang wajar.

KlSl Equity Fund bertujuan untuk menghasilkan imbal hasil yang maksimal dalam jangka panjang. Management fee yang relatif rendah, juga menjadi kelebihan KlSl Equity Fund yang akan menjadi daya tarik bagi para investor.

Sementara reksa dana pendapatan tetap KlSl Fixed Income Fund diluncurkan pada saat pasar obligasi lndonesia, khususnya Obligasi Pemerintah sedang dalam trend bullish.

Dimana saat ini, salah satu tolak ukur kinerja obligasi lndonesia, BlNDO index secara year to date mencatatkan return sebesar 13,71%.

“Dengan berinvestasi pada obligasi pemerintah dan obligasi korporasi, diharapkan KlSl Fixed Income Fund dapat menghasilkan imbal hasil yang optimal bagi para investor,” harap dia.

BACA JUGA:   Insight Investments Catatkan Reksadana ETF Low Volatility

Sedangkan untuk KlSl Money Market Fund ditujukan untuk menghasilkan imbal hasil di atas deposito perbankan, dan keunggulan lainnya dibanding deposito adalah dapat dicairkan kapanpun, sehingga dapat mengoptimalkan kebutuhan likuiditas maupun imbal hasil para investor.

KlSl AM akan mengalokasikan 80% hingga 90% dana investor reksa dana pasar uang KlSl Money Market fund pada obligasi dengan jangka waktu tidak lebih dari 1 tahun atau yang sisa jatuh temponya tidak lebih dari 1 tahun untuk meningkatkan imbal hasil, sementara sisanya di deposito.

Ketiga reksa dana ini, kata dia, ditargetkan bisa menghimpun dana kelolaan masing-masing RP250 miliar hingga akhir tahun ini.

“Dan di akhir tahun 2020 perseroan menargetkan dana kelolaan yang dihimpun mencapai Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun dari reksa dana yang diterbitkan,” pungkas dia.

Penulis: Tomy

Tags: ekonomireksadana
Previous Post

Jokowi Apresiasi Jasamarga  di Peresmian Tol Layang Japek

Next Post

MNCN-SCMA Perkuat  Produksi Konten di Platform OTT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR