Jakarta, TopBusiness—Nokia terus memanfaatkan momentum jaringan 5G setelah berhasil meraih sejumlah kontrak kerjasama melalui kolaborasi yang dilakukan di Selandia Baru dan Guam.
Dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Majalah TopBusiness pagi tadi, dijelaskan bahwa dua kontrak kerjasama terbaru Nokia diumumkan pada tanggal 19 November 2019.
Itu termasuk kontrak kerjasama ke-49 yang bermitra dengan Docomo Pacific di Guam. Melalui kerja sama tersebut, Nokia memungkinkan layanan 5G komersial pengguna akhir (BtoB) untuk digunakan oleh pelanggan perusahaan di berbagai pulau di Marianas.
Nokia telah memainkan peran penting dalam pendirian Docomo 5G Open LabTM, yang memungkinkan mitra lokal dan global untuk menguji dan berkolaborasi dalam menciptakan solusi praktis yang didukung oleh 5G.
Dijelaskan pula dalam keterangan tertulis itu bahwa Guam memiliki beberapa infrastruktur telekomunikasi paling canggih di wilayah Pasifik Selatan, dan jaringan 5G ditujukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta berbagai perusahaan yang beroperasi di pulau tersebut.
Dengan menggunakan portofolio end-to-end komprehensif Nokia, Docomo, dapat menghadirkan jaringan 5G yang memiliki kemampuan tinggi serta dapat diandalkan untuk menyediakan konektivitas pada generasi selanjutnya dan meningkatkan pertumbuhan perusahaan di salah satu kawasan terpencil di dunia.
Sementara, untuk kontrak kerjasama ke-50, Nokia terpilih dalam daftar pemasok jaringan 5G oleh operator Selandia Baru, Spark. Melalui kerjasama tersebut, Nokia akan menyediakan teknologi 5G untuk digunakan di seluruh kawasan Selandia Baru sebagai bagian dari jaringan 5G Spark dengan kecepatan yang lebih tinggi serta peningkatan waktu respons dan bandwidth yang lebih besar untuk pelanggan Spark.
(Adhito)
