Jakarta, TopBusiness – Usai memenangi tender penyewaan alat rig pengeboran dari anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina EP Asset 2, PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS), akhirnya menambah alat rig baru.
Menurut Direktur Utama WOWS, Jimmy Hidayat perseroan baru saja menambah satu set Rig Workover Well Service. Dan satu set Rig ini telah berada di Yard Kantor Pusat Ginting Jaya, Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan, akhir pekan lalu. Dan langsung dilakukan Rig up.
“Dengan penambahan satu set Rig ini membuat perusahaan optimis dengan pertumbuhan bisnis perseroan di tahun 2020,” jelas dia di Jakarta, Selasa (31/12/2109).
Belum lama ini, Ginting Jaya Energi Tbk dinyatakan sebagai pemenang tender penyewaan 1 unit rig 450 HP, yang digelar Pertamina EP Asset 2. Penyewaan alat ini untuk pekerjaan reparasi, reopening, stimulasi, fishing job, perawatan sumur dan reparasi sumur atau Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL) selama 550 hari.
“Adapun nilai tender tersebut sebesar Rp 44 miliar. Pekerjaan Workover Well Service (WOWS) ini dilakukan di sumur-sumur minyak eksisting di kawasan Sumatera Selatan, agar terjadi peningkatan kapasitas produksi minyak dari sumur tersebut,” tutur dia.
Untuk diketahui, rig atau rig pengeboran adalah suatu instalasi peralatan untuk melakukan pengeboran ke dalam reservoir bawah tanah untuk memperoleh air, minyak, atau gas bumi, atau deposit mineral bawah tanah.
Rig pengeboran ini bisa berada di atas tanah (on shore) atau di atas laut/lepas pantai (off shore) tergantung kebutuhan pemakaianya.
Jimmy menambahkan, perseroan akan selalu memberikan pelayanan maksimal dan pekerjaan yang berkualitas.
“Kami akan terus mendukung Pertamina menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Ini sesuai dengan rencana pemerintah untuk mendorong peningkatan produksi minyak untuk kebutuhan domestik,” ujarnya.
Penambahan armada Rig dan Rig up, diyakini dia, akan membuat laba perusahaan bertambah karena akan diiringi dengan kontrak-kontrak baru sela jutanya.
Lebih lanjut dia menegaskan, untuk melakukan aksi korporasi perswroandi tahun 2020 nanti, pihaknya akan melakukan pengadaan empat unit rig pada awal tahun depan. Sedangkan tiga sisanya dilakukan pada akhir 2020 nanti.
Sejauh ini, perusahaan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 185 miliar di tahun 2019. Nilai pembaruan eksisting kontrak rig (renewal) yang berhasil dimenangkan sepanjang 2019 sebesar Rp 196,5 miliar.
“Dan total nilai kontrak Rig WOWS keseluruhan yang dimiliki perusahaan saat ini sebesar Rp 443 miliar,” pungkas dia.
Foto: Antara

GINTING JAYA ENERGI MASIH BUKA ? KENAPA TELP DAN EMAIL PERUSAHAAN GAK AKTIF LAGI YA ? APAKAH SAHAM INI SAHAM SOMETHING WRONG ???????