TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Runway 3 Bandara Soetta Sudah Layani 864 Penerbangan

Busthomi
13 January 2020 | 14:25
rubrik: BUMN
Angkasa Pura I Tak Hanya  Bangun Bandara

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, saat ini beroperasi dengan tiga landas pacu (runway) yaitu Runway 1 yang terletak di Selatan serta Runway 2 dan Runway 3 di Utara.

Runway 3 sendiri sudah dioperasikan secara penuh dengan dimensi 3.000 x 60 meter, yang bertujuan untuk memperlancar lalu lintas dan meningkatkan kapasitas penerbangan tentunya dengan mengutamakan prinsip keselamatan serta tunduk pada peraturan.

Terhadap adanya ulasan dari pengamat kebijakan publik dan perlindungan konsumen sebelumnya, pada dasarnya Runway 3 ini sudah direncanakan sejak lama. Dan ini dibangun melalui tahapan diskusi serta koordinasi dengan seluruh stakeholder serta melalui kajian yang ditetapkan dalam masterplan dan mendapatkan persetujuan regulator.

Hingga saat ini, jumlah penerbangan yang sudah dilayani di Runway 3 sendiri mencapai 864 pergerakan penerbangan sejak beroperasi penuh pada 20 Desember 2019 lalu hingga 6 Januari 2020.

Yakni dengan rincian 587 pergerakan penerbangan domestik dan 277 pergerakan penerbangan internasional.

VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II (Persero) Yado Yarismano mengatakan kesuksesan pengoperasian Runway 3 tak lepas dari koordinasi yang erat di antara seluruh pemangku kepentingan.

“Runway 3 tak akan sukses beroperasi jika stakeholder tidak berkoordinasi erat dan saling mendukung, kami sangat berterima kasih kepada AirNav Indonesia, maskapai, serta masyarakat atas dukungannya terhadap Bandara Soekarno-Hatta,” tutur dia di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Dioperasikannya Runway 3 jelas membuat Bandara Soetta memiliki ruang lebih di sisi udara, sehingga dapat lebih efektif dalam melayani take off dan landing pesawat.

“Hal ini cukup terasa di mana saat peak season libur Natal dan Tahun Baru lalu, Soekarno-Hatta dapat dengan lancar melayani penerbangan yang lebih sibuk dibandingkan dengan kondisi normal,” ungkap Yado.

Lebih lanjut, Yado Yarismano menuturkan bahwa operasional ketiga runway di Soekarno-Hatta saat ini dibagi menjadi dua bagian yaitu Runway Bagian Selatan (Runway 1) dan Runway Bagian Utara (Runway 2 dan 3).

BACA JUGA:   PELNI Sosialisasikan Layanan Check-in Mandiri di Makassar

Didukung dengan kehadiran east connecting taxiway (ECT) pada akhir tahun lalu, yang melengkapi operasional west connecting taxiway (WCT), maka ketiga runway tersebut dapat optimal dalam meningkatkan keselamatan penerbangan, efisiensi dan kapasitas penerbangan.

“Keselamatan penerbangan meningkat karena Soekarno-Hatta jelas memiliki ruang lebih di sisi udara. Efisiensi juga meningkat seiring dengan berkurangnya jumlah antrean pesawat di taxiway dan di udara [airborne holding]. Jarak tempuh taxi dari apron ke runway atau sebaliknya juga lebih dekat dan semakin variatif,” jelas dia.

Hal itu juga didukung oleh kapasitas runway semakin meningkat karena berkurangnya spacing antar-pesawat dan turunnya waktu di runway [runway occupancy time].

Terkait dengan aspek keselamatan penerbangan. Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti memastikan operasional Runway 3 dapat dioperasikan sesuai dengan standar keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Sejak awal, Runway 3 dibangun dengan konsep dependen runway, dengan memenuhi aspek keselamatan yang diperlukan sesuai dengan ICAO compliances, dengan strategi penanganan sistem lalu lintas udara secara segregated,” jelas Polana.

Bagi AP II sendiri, klaim dia, aspek standar keselamatan selalu sesuai standar dengan ICAO compliances. AP II juga selalu berkoordinasi dengan Airnav Indonesia dalam pengaturan sistem lalu lintas udara.

Adapun saat ini perseroan tengah melakukan penyempurnaan marking Stop Bar dari Runway 2 ke Runway 3. Dengan tahapan pengembangan yang dilakukan AP II dan AirNav Indonesia maka kapasitas penerbangan di Soekarno-Hatta ditargetkan dapat meningkat hingga 114 pergerakan penerbangan per jam.

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Tags: Angkasa Pura IIBandara Soekarno Hatta
Previous Post

Listing Perdana, Saham INDO Naik 70%

Next Post

4 Saham Ini Rekomendasi Beli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR