Penguatan Rupiah Tertinggi dalam 23 Bulan

Penulis Busthomi

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar ruiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya. Apalagi penguatan hari ini disebut menjadi yang teringgi sepanjang 23 bulan ini.

Mengutip Bloomberg pagi ini, mata uang NKRI itu dibuka di level Rp13.655 per USD atau terapresiasi 17,5 poin dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.672,5 per USD. Penguatan terus terjadi bahkan ke tangga Rp13.654 per USD di pukul 9.45 WIB atau menguat 18,5 poin alias 0,14%.

Menurut analis pasar uang Vibiz Research Center, Alfred Pakasi, menguatnya rupiah terjadi sementara dollar tampak menguat di pasar uang Asia setelah stabil di tengah merosotnya pound sterling karena pertumbuhan ekonomi Inggris yang dirilis dalam 7 tahun terendahnya.

“Dengan begitu, rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,07% ke level Rp 13.658 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 13.668. Dan nilai tukar rupiah terhadap dollar itu bertengger kuat di sekitar level 23 bulan tertingginya, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak setelah stabil saja di sesi global sebelumnya,” papar dia di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Dia melanjutkan, untuk indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 97,40, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di posisi 97,34.

Sementara itu, untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa di sesi pertama, terpantau menguat 0,21% atau 13,450 poin ke level 6.309,885, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dalam ekspektasi positif deal damai dagang phase one AS – China.

“Dengan kondisi tersebut, dollar AS terhadap rupiah hari ini masih lanjut melemah alias rupiah menguat, dengan dollar di pasar Asia agak menanjak. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam kisaran antara Rp 13.570-Rp 13.870 per dollar AS,” pungkas dia.

BACA JUGA

Tinggalkan komentar