Jakarta, TopBusiness – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap PT Indonesia Infratructure Finance (IIF) selalu mampu untuk menjaga tata kelola guna membangun kultur kolaborasi public dan private.
“Institusi seperti IIF itu menjadi pilar-pilar untuk ikut membangun suatu kultur kolaborasi public dan private yang kredibel dan yang betul-betul berdasarkan suatu niat baik yang mulia. Ini yang ingin saya titipkan kepada IIF di dalam rangka 10 tahun. Saya ingin berterima kasih kepada seluruh seluruh jajaran karena di sinilah suatu tempat bekerja Anda bisa menyalurkan harapan dan ekspektasi Anda untuk berbuat baik bagi diri Anda sendiri maupun bagi masyarakat dan bangsa,” tutur Menkeu dalam acara Syukuran Satu Dasawarsa IIF pada Rabu (15/01), sebagaimana tersurat di laman kemenkeu.go.id, di Jakarta.
IIF sebagai institusi yang dimiliki pemerintah memiliki kewajiban untuk membangun suatu kultur dan reputasi sehingga dunia swasta Indonesia akan muncul pemain-pemain swasta yang bertanggungjawab dan pemerintah yang berani (willing to step in) untuk memberikan, mengambil resiko yang memang harus diambil oleh pemerintah sehingga menjadi suatu mutual beneficial relationship (hubungan yang menguntungkan) antar pemerintah dan swasta.
Peran IIF adalah untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan Indonesia. Pada saat yang sama, memiliki tantangan yang sangat berat karena membiayai infrastruktur itu bukan sesuatu yang sederhana.
