TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Adira Raih Pinjaman dari Bank Asing US$ 300 Juta

Busthomi
21 January 2020 | 17:43
rubrik: Business Info
Adira Raih Pinjaman dari Bank Asing US$ 300 Juta

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Salah satu emiten pembiayaan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) baru-baru ini telah mendapat kucuran fasilitas pinjaman sindikasi perbankan sebesar US$ 300 juta yang dilakukan di Singapura lalu.

Bank-bank tersebut berasal dari Singapura, Taiwan dan Jepang. Hal ini juga membuktikan, pengaruh Indonesia di ekonomi global semakin kuat. Sehingga mendorong bank-bank luar negeri untuk memberikan fasilitas kepada perusahaan-perusahaan Indonesia dengan kinerja yang mumpuni. Salah satunya ADMF.

“Adira Finance sendiri telah melakukan diversifikasi sumber pendanaannya melalui pinjaman sindikasi dalam mata uang asing. Dan fasilitas berjumlah US$ 300 juta ini memiliki tenor 3 tahun dengan tingkat bunga yang kompetitif,” ujar Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli, di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Saat ini, kepercayaan investor terhadap Adira Finance tetap kuat, terlihat dari penerbitan pinjaman sindikasi ini yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sekitar 3 kali dari rencana awal.

Apalagi memang, seperti tahun-tahun sebelumnya sejak penerbitan pinjaman sindikasi yang pertama, perusahaan juga akan melakukan lindung nilai penuh (fully-hedged) ke dalam mata uang rupiah untuk memitigasi risiko mata uang (currency risk) dan suku bunga (interest rate risk).  

“Kami berhasil merampungkan pinjaman sindikasi ke delapan di tahun 2020 ini. Fasilitas ini akan dipergunakan untuk mendukung bisnis pembiayaan di Indonesia dan akan digunakan untuk membantu pencapaian pertumbuhan pembiayaan di tahun 2020,” jelas dia.

Ditambah lagi dengan dukungan dari pemeringkat credit internasional yaitu Moody’s dan Fitch, dimana perseroan memperoleh peringkat Baa2 dan BBB (investment grade) yang merupakan rating yang sama dengan pemerintah Republik Indonesia.

“Kami berharap akan memperkuat posisi pasar dan tingkat kepercayaan di komunitas keuangan, sehingga kami mendapatkan kesempatan untuk terus berupaya memperoleh sumber pendanaan yang  kompetitif,” ucap Hafid.

BACA JUGA:   Tuntaskan Program Harcilnas 2025, Adira Finance: Ada 350 Pemenang se-Indonesia

Direktur Keuangan ADMF, I Dewa Made Susila menambahkan, Adira Finance terus mendiversifikasi sumber dananya sehubungan dengan pertumbuhan kebutuhan pendanaan  perusahaan.

Saat ini untuk fasilitas pinjaman dalam mata uang asing memberikan kontribusi sebesar 30,4% atas total pendanaan sendiri Perusahaan yang mencapai Rp22,9 triliun pada Desember 2019. 

Dan sekitar21% dari pendanaan sendiri merupakan pinjaman dari bank lokal serta 48% berasal dari pendanaan dari pasar modal berupa obligasi dan sukuk mudharabah.

“Namun dengan keseluruhan total pinjaman tersebut, gearing ratio perseroan masih berada di level 2,8 kali pada akhir tahun 2019 lalu,” tegas dia.

Dalam aksi korporasi ini, Adira Finance menunjuk MUFG Bank, Ltd.; ANZ Bank Ltd.; DBS Bank Ltd.; Maybank Ltd.; dan United Overseas Bank Ltd. sebagai  mandated lead arrangers dan bookrunners.

Tags: adira finance
Previous Post

Perum Perindo Dukung Pemerintah Kembangkan Perikanan di Natuna

Next Post

Turun Signifikan, BEI Suspensi PADI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR