Jakarta, TopBusiness—Untuk hari ini, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi kembali flat. Hal ini seiring minimnya sentimen domestik serta belum adanya pendorong signifikan dari global.
Riset harian Samuel Sekuritas Indonesia yang dipublikasikan pada pagi ini, menyebut bahwa investor cenderung melakukan profit taking untuk menyimpan cash di tengah kekhawatiran virus corona yang masih berlanjut.
Riset itu pun menjabarkan bahwa pasar bervariasi merespon keputusan The Feds untuk mempertahankan Fed Rate pada level 1,75%. Penguatan pasar US mayoritas didukung oleh kenaikan saham teknologi seperti Apple, meski ada kekhawatiran pelemahan supply dan produksi dikarenakan pabrik Apple yang berada China.
Sementara itu, pasar Eropa bergerak lebih stabil dan menguat seiring kekhawatiran investor terhadap efek virus corona mulai mereda.
Foto: Rendy MR/TopBusiness
