
Jakarta, businessnews.id — Seandainya pembatasan sepeda motor berlaku untuk seluruh jalan protokol di Jakarta, penjualan sepeda motor melalui lembaga pembiayaan diperkirakan tidak terpengaruh. Sebab, saat ini, pasar potensial untuk itu bukanlah Jakarta dan kawasan sekitarnya. Presiden Direktur Federal International Finance (FIF), Suhartono, mengatakan hal itu di Jakarta (24/11/2014).
Suhartono, dalam percakapan dengan BusinessNews Indonesia, mengatakan bahwa kini rasio pemilikan sepeda motor di Jakarta dan sekitarnya adalah 3:1. Dalam arti, dari tiap tiga warga di situ, sudah ada satu sepeda motor.
”Oleh karena itu, kami sekarang pun giat mengincar kawasan lain sebagai target pasar,” katanya.
Satu kawasan yang potensial untuk itu adalah bagian timur Indonesia. Juga, kawasan tertentu di Pulau Sumatera seperti Kota Medan.
Ia pun mengatakan, secara nasional, pasar sepeda motor belum berada di titik jenuh. Sampai dengan melewati tahun 2020, pasar tersebut bisa dikatakan masih lebar.
Penulis/Peliput: Achmad Adhito
Editor: Achmad Adhito