TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Virus Corona Diprediksi Potong PDB China

Achmad Adhito
3 February 2020 | 10:17
rubrik: Capital Market
Emiten Ini Perbesar Pinjaman Ratusan Miliar ke Anak Usaha

Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Wabah virus corona diprediksi bakal memukul ekonomi China. Dampak ekonomi ini masih belum dapat dihitung secara pasti. Demikian dijelaskan pagi ini oleh para analis Samuel Sekuritas Indonesia, dalam riset harian yang dipublikasikan pada pagi hari ini.

Dijelaskan, satu paparan media pemerintah China dan beberapa ekonom menyebutkan, tingkat pertumbuhan China dapat turun dua poin persentase di kuartal satu 2020. Sebab, wabah corona telah membuat sebagian aktivitas ekonomi China terhenti.

“Penurunan dua poin persentase, berarti China bakal kehilangan PDB hingga US$ 62 miliar,” ulas riset tersebut.

Bursa Saham

Riset tersebut menjelaskan pula bahwa pada akhir pekan lalu (31/01/2020), bursa AS di tutup melemah tajam. Dow Jones melemah sebesar -2,09%; S&P -1,77%; dan Nasdaq -1,59%.

Sementara itu, bursa Eropa juga mengalami pelemahan. FTSE dan Euro Stoxx masing-masing melemah sebesar -1,30% dan -1,35%.

Pagi hari ini bursa Asia dibuka melemah. Nikkei turun sebesar -1,52%; Kospi -1,31%; dan ASX -1,53%. Sementara itu, hari ini akan ada rilis data ekonomi China yaitu Caixin Manufacturing PMI Januari. Sedangkan untuk Indonesia, akan ada rilis data PMI Januari dan data inflasi Januari 2020.

IHSG pada perdagangan Jumat lalu (31/1) ditutup melemah -1,94% ke level 5.940,04. Investor asing pada Jumat kemarin mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 1,85 triliun. Di mana pada pasar reguler, asing mencatatkan net sell sebesar Rp 1,74 triliun, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell Rp 105,4 miliar.

“Kami perkirakan IHSG akan kembali tertekan dengan melemahnya pasar regional dan global,” demikian prediksi riset itu.

Sumber Ilustrasi: Istimewa

BACA JUGA:   IHSG Diramal Menghijau Usai Rebalancing MSCI, Saham Ini Jadi Pilihan
Tags: ekonomi chinaVirus Corona
Previous Post

Penerbangan ke China Disetop Mulai 5 Februari

Next Post

Rupiah Memerah Terpapar Virus Corona

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR