Jakarta, TopBusiness – Aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan bentuk tanggungjawab perusahaan terhadap lingkungan yang tertuang dalam undang-undang. Oleh sebab itu, agar kegiatan sosial tersebut berjalan dengan baik, PT Pan Brothers Tbk menentukan tiga aspek utama program CSR, yakni ekonomi, sosial dan lingkungan. Demikian pernyataan Nurdin Setiawan selaku General Manager Human Resources dalam paparannya ketika mengikuti penjurian TOP CSR Awards 2020 di Jakarta, Rabu (5/2/2020).
“Ada tiga aspek penting terkait CSR, yaitu aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Ini (program CSR) merupakan amanat undang-undang dan menjadi landasan perusahaan melakukan kegiatan tersebut,” ungkapnya di hadapan para juri.
Masih menurut Nurdin, Program CSR di bidang ekonmomi meliputi, pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pelatihan keterampilan, penyerapan lapangan kerja dan sebagainya. Sedangkan di bidang sosial meliputi bantuan bencana alam, seperti musibah banjir, gempa, kebakaran dan lainnya. Adapun CSR bidang lingkungan meliputi program penyediaan air bersih, penanaman pohon dan lain sebagainya. “Perusahaan juga membina UMKM, mereka kita kasih mesin jahit, lalu produksi dan hasilnya dijual lagi ke perusahaan dengan harga yang kompetitif,” katanya.
Program-program CSR tesebut, lanjut Nurdin, diharapan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan sinergi. Selain itu, melalui program-program unggulan CSR tersebut dapat meningkatkan eksistensi perusahaan. “Melalui program CSR dapat meningkatkan pertumbuhan usaha sehingga company branding meningkat baik secara nasional maupun secara global,” tutupnya.
Untuk diketahui, PT. Pan Brothers Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri tekstil yang produksi utamanya berupa pakaian dan beberapa variannya. Target perusahaan tersebut di tahun 2020 menjadi perusahaan terbesar di ASEAN dengan target sales-nya di angka $1 milyar. Di tahun 2024 menjadi yang terbesar di Asia dengan target $7 milyar dan di tahun 2034 ingin menguasai pasar garmen dunia dengan target $20 milyar.[]
Penulis: Abdullah Suntani
Fotografer: Rendy MR/TopBusiness.id
