TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

WIKA Bangun Sarana Air Bersih

Albarsyah
7 February 2020 | 11:00
rubrik: CSR
WIKA Bangun Sarana Air Bersih

Jakarta, TopBusiness -Dari kaki Gunung Sindoro-Sumbing, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA dan Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT-UGM),  Yogyakarta bersinergi membangun sarana dan prasarana air bersih bagi warga Desa Ropoh, Kecamatan  Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Sinergi  yang  didukung sepenuhnya oleh Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Progo Bogowonto Luk Ulo, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya  Air  dan Penataan Ruang (PU. SDA dan Taru) Pemprov  Jawa Tengah, diimplementasikan melalui pembangunan bangunan sadap yang berfungsi sebagai pembagi air dari  saluran primer ke saluran sekunder atau terseir,  pembuatan instalasi pengolahan air (IPA) sederhana,  pekerjaan pipa, dan pembuatan hidran umum (HU) sebagai bak penampung yang dilengkapi kran untuk  pengambilan air.

Hadir dalam peresmian penggunaan sarana dan prasana air bersih sebagai bagian dari tanggung-jawab  sosial di Desa Ropoh, Wonosobo, antara lain,  manajemen  WIKA,  Komisaris  Independen Suryo  Hapsoro Tri Utomo, Sekretaris  Perusahaan Mahendra Vijaya, Perwakilan Dinas PU,  SDA,  dan  Taru,  Pemprov Jawa Tengah, Forkopimda Kepil, Wonosobo beserta warga Desa Ropoh.

Mahendra pada acara peresmian penggunaan sarana dan prasarana air bersih di Wonosobo, Rabu (05/2) mengatakan, inisiasi ini berangkat dari minimnya kondisi sanitasi lingkungan dan akses layanan  air bersih bagi warga yang rata-rata berpencaharian sebagai petani hortikultura. Namun ironisnya,  warga di sana hanya dapat mengandalkan pemenuhan kebutuhan air bersih dari air sungai dan sebagian kecil dari mata air yang ketika musim hujan menjadi keruh.       

“Alhamdulillah melalui kerjasama apik antara WIKA, UGM, Dinas PU, SDA, dan Taru Pemprov Jateng serta Pokmas Tirta Panca Wening, Sarana dan prasarana air bersih bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Ropoh untuk menopang kehidupan sehari-hari, termasuk, untuk irigasi dan perikanan desa,” ujar Mahendra.

BACA JUGA:   Budidayakan Ikan Langka, Semen Padang Lepas 7.000 Ekor Ikan Bilih ke Danau Singkarak

Proses pembangunan sarana dan prasarana air bersih diawali dengan survei lokasi yang bertujuan untuk mencari lokasi dan mengukur debit mata air untuk kajian potensi pemanfaatan.  Selain, survey ini juga  dilakukan pengukuran topografi di lokasi bangunan sadap, bak instalasi pengolahan air sederhana  (IPAS), jalur pipa dan bak hidran umum.

Pembangunan bangunan sadap sendiri disesuaikan dengan lokasi mata air yang terdiri dari 5 lokasi  dengan debit masing-masing sebesar Q1= 0,46  liter/detik,  Q2 = 0,78  liter/detik,  Q3 = 0,29 liter/detik,  Q4 = 0,68  liter/detik,  dan  Q5 = 0.81  liter/detik.

Lebih lanjut, pembangunan instalasi pengolahan air sederhana (IPAS) didesain agar air dari mata air dapat diolah terlebih dahulu sehingga  yang dialirkan menuju bak hidran utama sudah berupa air bersih. Bak IPAS terdiri dari bak penenang, bak penyaring, dan bak pengendap.

Pengerjaan pipa pada pembangunan sarana dan prasarana air bersih di Desa  Ropoh, meliputi pipa dari  sumber air menuju Bak IPAS dan pekerjaan pipa dari Bak IPAS menuju Bak HU sejauh 1.700 meter melalui lereng bukit yang curam dan rawan longsor.  Adapun pipa yang digunakan pada pekerjaan yang melalui 6 titik jembatan-jembatan sling adalah pipa HDPE dengan ukuran 2 dan 3 inchi.  Pembuatan Bak HU menjadi fase pekerjaan berikutnya yang bertujuan untuk menampung air bersih yang telah melalui pengolahan Bak IPAS. Air bersih pada Bak  HU  inilah yang akandigunakan masyarakat.  Jika Bak HU penuh, maka air yang meluap akan dialirkan menuju desa, sehingga air bersih yang meluap dari bak juga dapat dimanfaatkan.

Previous Post

Listrik Surplus, PLN Siap Terangi Kawasan Industri

Next Post

Program CSR PT Pelindo IV Masih Berfokus di PKBL

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR