Jakarta,TopBusiness—Pada hari ini, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, diprediksi mendapatkan tekanan. Hal ini seiring perlemahan yang terjadi di bursa saham regional.
Hal tersebut dipaparkan dalam riset harian dari Samuel Sekuritas Indonesia, yang dipublikasikan pada pagi ini.
Riset itu menerangkan bahwa pada akhir pekan lalu (14/2/2020), bursa AS di tutup mixed. Dow Jones flat -0,086%; Nasdaq +0,20%,; dan S&P -0,18%.
Sementara itu, bursa saham Eropa mengalami pelemahan. FTSE dan Eurostoxx masing-masing turun sebesar -0,58% dan -0,15%. Pada pagi hari ini (17/2/2020) bursa saham regional dibuka melemah. ASX turun -0,29% dan Nikkei -1,08%.
Berdasarkan pantauan wartawan Majalah TopBusiness dari data transaksi RTI Infokom, sekitar jam 09.50, IHSG di posisi 5863,178. Maka, menurun sebesar 3,767 poin atau 0,064%.
Dari segi nilai transaksi, investor asing lebih banyak menjual saham. Sementara itu, hal sebaliknya terjadi kepada investor lokal.
Foto: Rendy MR/TopBusiness
