Jakarta, TopBusiness – Hingga penutupan perdagangan Rabu (19/2/2020) di Bursa Efek Indonesia, indeks harga saham gabungan atau IHSG terangkat hingga 41,83 poin, atau setara dengan 0,71 persen ke posisi 5.928,791. Pasalnya, pelaku pasar mengikuti arah sentimen positif penguatan bursa utama Asia.
Pelaku pasar memanfaatkan momentum sentimen positif dari penguatan bursa utama Asia yang mayoritas tertutup positif. Mereka benar-benar memanfaatkan pelemahan harga emiten yang sudah terlanjur murah. Tapi, tetap berfokus pada fundamentalnya.
Hingga penutupan perdagangan sore ini, disebagian besar bursa utama Asia terlihat positif. Contoh, di bursa saham Hong Kong dengan indeks hang seng terangkat 125,61 poin (0,46 persen) ke posisi 27.655,81, dan indeks nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo 206,90 poin (0,89 persen) menjadi 23.400,70, dan bursa saham Filipina melalui indeks komposit PSE 74,05 poin (1,01 persen) menjadi 7.396,94.
Perdagangan berlangsung normal dengan volume mencapai 6.608.644.984 unit saham dan frekuensi 382.430 kali senilai Rp 6,262 triliun. Beberapa saham mengalami peningkatan harga, diantaranya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) Rp 25 per unit menjadi Rp 995, diikuti PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) Rp 10 menjadi Rp 3.200, dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp 25 menjadi Rp 1.230.
Fotographer: Rendy MR
