
Jakarta, businessnews.id — Rasio perbandingan satu menara telekomunikasi (tower) dengan jumlah tenant atau penyewa di Tower Bersama Infrastruktur (kode emiten: TBIG) masih bisa ditingkatkan. Sebab, kini masih di kisaran 1,6 sedangkan idealnya di 2.
Hal itu dikatakan oleh Direktur Utama Tower Bersama Infrastruktur, Herman Setya Budi, di Jakarta hari ini (22/12/2014).
Pihaknya kini punya 11.686 tower, sedangkan jumlah penyewa 18.200. Maka, rasionya 1,6. “Jadi, masih ada ruang untuk tumbuh,” dia berkata.
Mengacu ke Amerika Serikat, pihaknya bakal terus meningkatkan rasio itu seiring pertumbuhan industri telekomunikasi.
Tahun 2015, pihaknya merencanakan pertambahan 3.000 penyewa. Juga, menambah 1.500-2.000 tower.
Untuk penambahan tower, dibutuhkan belanja modal sekira Rp 1,7 triliun sampai Rp 2,2 triliun. “Satu tower, butuh Rp 1 miliar sampai Rp 1,1 miliar,” dia berkata.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Ed: Dhi