Jakarta, TopBusiness – Menuju kesempurnaan, itu sebuah filsafat yang sangat tinggi sekali maknanya. Demikian pula sebagai perusahaan rokok tertua di negeri ini, PT HM Sampoerna Tbk melakukan proses bisnisnya untuk menuju pembangunan berkelanjutan.
Manajemen mengusung konsep 3 P dalam pembangunan berkelanjutan di perusahaan, yakni Profit, Planet dan People. Dalam membangun profit, perusahaan rokok ini melakukan pembinaan dan kemitraan langsung dengan petani tembakau binaannya. Pola kemitraan yang dibangun sangat baik dan patut ditiru perusahaan rokok lainnya, karena hubungan petani dan perusahaan sangat harmonis.
Manager Suitainability PT HM Sampoerna Tbk Retno Ayudiati menjelaskan, para petani diberikan pendidikan terus menerus, dan pembinaan kepada petani tak pernah putus. Kebutuhan para petani juga menjadi perhatian perusahaan. Lantas harga jual tembakau petani pun sangat baik, di atas harga jual para pengepul. “Para petani tembakau pun tidak terjerat hutang,” kata Retno dalam sesi Penjurian dan Wawancara TOP CSR Awards 2020 di Jakarta, baru-baru ini.
Untuk yang terkait Planet dan Peole, masyarakat telah menikmati listrik energi baru terbarukan dengan listrik solar panel. Ini merupakan tanggung jawab perusahaan menjadikan bumi semakin ramah lingkungan dan mengurangi dampak penipisan ozon.
Masyarakat telah menikmati akses air bersih dan sehat yang dapat digunakan dalam kegiatan setiap hari. Dengan akses air bersih dan sehat ini akan mengurangi resiko stunting. HM Sampoerna juga telah tiga kali melakukan kegiatan peningkatan kemampuan perempuan sehingga mereka bisa berkarya dan berkesempatan menjadi wanita produktif.
PT HM Sampoerna juga sukses meningkatkan kelas 120.000 toko tradisional menjadi toko modern yang lebih baik dan nyaman. Ini tentu juga menjadi kebangaan bagi masyarakat dan stakeholder lainnya.
“Memang tidak mudah untuk mencapai kesempurnaan, karena juga terlalu filosofi yang sangat tinggi sekali, akan tetapi Sampoerna sudah menuju kesempurnaan,” ujar Retno.
