CSR Pelni Melayari Nusantara, Melestarikan Alam dan Membangun Ekonomi Kerakyatan

Penulis Albarsyah

Jakarta, TopBusiness –  PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni merupakan BUMN yang memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan servis pelayaran kapal penumpang seluruh nusantara sesuai amanat negara atau sebagai Public Service Obligation (PSO). Tugas PSO ini bahkan porsinya mencapai 94 persen dari total layanan Pelni. Akan tetapi perusahaan ini juga harus menghasilkan laba yang disetorkan kepada pemegang saham yaitu negara.

“Maka untuk menghasilkan laba, perusahaan pun membangun bisnis kargo, barang dan kapal wisata, MICE dan Life style bagi kalangan kalangan menengah atas yang akan berwisata keindahan laut dan pulau-pulau indah yang tersebar di nusantara ini,” ucap Corporate secretary Yahya Kuncoro pada sesi Presentasi dan Wawancara Penjurian TOP CSR Awards 2020 yang diselenggarakan majalah TopBusiness di  Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Yahya menjelaskan, keberadaan Pelni pun turut bertangung jawab melestarikan alam ini. Setiap hari penumpang kapal Pelni minimal 2.000 orang yang juga menghasilkan sampah yang tidak sedikit. “Lantas kami memberdayakan masyarakat lokal setempat dimana seluruh pelabuhan tempat sandar kami  bermitra dengan masyarakat dalam melakukan rececling seluruh hasil sampah dari kapal. Pendapatan masyarakat lokal meningkat dengan daur ulang sampah dari kapal kami,” kata dia.

Selain itu, Pelni juga memberikan pembinaan kepada masyarakat nelayan di kawasan wisata yang kami singahi. BUMN ini memberikan pembinaan agar masyarakat nelayan bisa menjaga terumbu karang dasar laut dari kerusakan tangan jahil. “Karena terumbu karang tersebut merupakan daya tarik para wisatawan untuk berkunjung menikmati keindahan karang bawah lautnya dengan habitat laut yang indah,” tutur dia.

Pelni juga membina masyarakat untuk membuat ulat margot dengan nilai jual sangat tinggi serta juga pula berbagai panganan lain dari bahan olahan ikan dan telur asin. Perusahaan juga turut serta mencerdaskan anak bangsa dengan membangun berbagai taman  bacaan.

“ Pelni juga sangat peduli akan factor keselamatan dalam pelayaran bagi para nelayan lokal dan tradionil, oleh sebab itu kami secara rutin  setiap tahun memberikan Life Jacket gratis 1.500 pada tahun 2018 dan pada tahun 2019 sebanyak 2.000 unit, dengan ini kami juga memberikan pendidkan keselamatan bagi masyarakat lokal,” ucap Yahya.

Tentunya Pelni sebagai perusahaan pelayaran dan logistic maritim terkemuka di Asia Tenggara dengan transformasi bisni dan tata kelola (GCG ) yang baik, telah menunjukan kinerja yang sangat positif pula. Di mana pada tahun 2013 lalu perusahaan plat merah ini mengalami kerugian dengan posisi kas minus. Dan pada tahun 2019 lalu perusahaan ini telah berhasil membukukan keuntungan sebesar Rp 200 miliar. Maju terus… kamu bisa Pelni.

Fotografer: Rendy MR/TopBusiness

BACA JUGA

Tinggalkan komentar