Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (28/02) terkoreksi 82,99 poin, atau setara dengan 1,5 persen ke posisi 5.452,704. Pelaku pasar tetap mencermati penyebaran virus corona.
Pelaku pasar terus mencermati perkembangan virus corona yang telah memakan banyak korban. Kekhawatiran pelaku pasar keuangan itu muncul setelah dampak virus corona mulai meluas tidak hanya di Asia, namun hingga AS dan Eropa.
Bursa saham utama Asia, seperti, Kospi tertekan 67,88 poin (3,30 persen) ke posisi 1.987,01, dan bursa saham Australia melalui ASX 200 216,70 poin (3,25 persen) menjadi 6.441,20.
Perdagangan berlangsung ramai dengan volume mencapai 8.550.591.977 unit saham, dengan frekuensi 474.250 kali senilai Rp 9,265 triliun. Sejumlah saham mengalami peningkatan harga, diantaranya, PT Arkha Jayanti Persada Tbk Rp 355 menjadi Rp 1.600, diikuti PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) Rp 400 menjadi Rp 6.000, dan PT Mega Perintis Tbk (MEGA) Rp 118 menjadi Rp 368 per unit saham.
Fotographer: Rendy MR
