
Jakarta, businessnews.id — Kandidat ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bayu Priawan Djokosoetono menyatakan mendapat dukungan suara dari daerah. Besarnya melebihi 50%. “Saat ini, suara dari daerah yang ditujukan ke saya sudah mencapai 60 daerah,” kata dia di Jakarta (8/1/2015).
Dalam konferensi pers, dia menjelaskan bahwa dirinya akan menjadikan Hipmi sebagai organisasi independen. Bila Hipmi meningkatkan kemampuan anggotanya yang pengusaha kecil menjadi pengusaha besar, akan berkontribusi besar bagi perekonomian bangsa.
“Hipmi akan menjadi mitra strategis pemerintah agar para anggota sejajar dengan pengusaha besar nasional lainnya,” kata dia.
Lanjut Bayu, anggota Hipmi harus mampu menghadapi perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada Juli tahun 2015, dan juga perdagangan bebas lainnya. Oleh sebab itu anggota Hipmi di berbagai sektor harus ditingkatkan kemampuannya.
“Jika tidak, kita akan sekadar menjadi penonton di perdagangan bebas itu,” dia berkata.
Bayu pun mengatakan, Hipmi adalah organisasi pengusaha dengan budaya kekeluargaan dan kebersamaan. Jadi, di dalam organisasi ini tidak ada persaingan dalam mencalonkan diri untuk memimpin.
“Saya bertanding untuk bersanding. Jadi tidak akan ada terjadi persaingan dalam pencalonan ini, kita saling membangun organisasi ini agar dapat memberikan kontribusi yang besar bagi anggota. Dan ke masyarakat serta pemerintah tentunya,” tegas Bayu.
Kata dia pula, Indonesia punya potensi pasar sangat besar karena berpenduduk banyak, terbesar ketiga di dunia setelah Tiongkok dan India. Selain itu, Indonesia punya keunggulan komparatif sumber daya alam (SDA). Namun, masih sangat tertinggal dalam hal sumber daya manusia (SDM).
Dia mengatakan, adalah sangat penting meningkatkan multi player effect SDA, serta menaikkan kemampuan usaha kecil dan menengah (UKM) untuk nilai tambah perekonomian di daerah ataupun nasional.
Dijdwalkan, Musyawarah Nasional (Munas) Hipmi untuk memilih ketua umum 2015-2018, berlangsung di Bandung di 11 Januari-13 Januari 2015.
Di samping Bayu, sejumlah nama tercatat sebagai kandidat. Antara lain Bahlil Lahadalia, Andhika Anindyaguna, Raditya Priamanaya.
Penulis/Peliput: Albarsah
Ed: Dhi