Jakarta, TopBusiness—Transformasi digital merupakan bentuk komitmen dan fokus Bank DBS Indonesia menjadi bank yang digerakkan oleh tujuan yang berkesinambungan. Dalam hal ini, Bank DBS Indonesia menjalankan praktik bisnis dan perbankan yang bertanggung jawab, serta menciptakan keseimbangan antara ekonomi, sosial serta lingkungan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui aplikasi digibank by DBS yang memungkinkan segmen pasar emerging affluent Indonesia untuk dapat mencapai kemandirian finansial. Hal tersebut dijelaskan dalam keterangan pers yang diterima Majalah TopBusiness, pada akhir pekan kemarin.
Untuk lebih memahami aspirasi masyarakat kelas menengah ke atas dan memberikan pengalaman langsung terkait fitur-fitur aplikasi digibank by DBS, digibank by DBS menyelenggarakan Do More Festival.
Berdasarkan laporan Bank Dunia yang berjudul Aspiring Indonesia: Expanding the Middle Class, saat ini terdapat 52 juta masyarakat Indonesia yang tergolong aman secara finansial, atau biasa disebut masyarakat kelas menengah ke atas.
“Masyarakat Indonesia yang tergolong segmen pasar emerging affluent adalah mereka yang aman secara finansial, dengan biaya konsumsi bulanan berkisar antara Rp1,2 juta hingga Rp 6 juta,” ujar Managing Director Head of Digital Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto.
“Dari segi pendidikan, masyarakat yang tergolong segmen ini memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi atau setidaknya menyelesaikan tingkat sarjana, yang kemudian mengarah pada pekerjaan dengan pendapatan yang lebih baik. Kemandirian finansial dianggap sebagai fondasi yang memungkinkan segmen ini untuk menjadi versi terbaik yang mereka bisa. Mereka percaya bahwa bukan soal seberapa banyak uang yang dihasilkan, melainkan apa yang dapat dilakukan dengan dana yang dimiliki tersebut.”
Mengamati keberadaan segmen pasar emerging affluent, digibank by DBS secara aktif berinovasi untuk menjadi intelligent way of banking sehingga dapat mengakomodir aspirasi mereka dalam mencapai kemandirian finansial. Digibank by DBS memungkinkan nasabahnya untuk melakukan semua kegiatan perbankan hanya melalui genggaman, seperti membuka rekening, top-up e-wallet, membayar tagihan bulanan, transfer valas, Kredit Tanpa Agunan (KTA) dengan persetujuan hanya 60 detik, membuka deposito hingga berinvestasi dengan proses digital 100% from end-to-end.
Dalam Do More Festival,bank tersebut bekerja sama dengan beberapa sosok muda terkenal yang ahli di bidangnya mulai dari financial planner, creativepreneur, traveler, dan business people, Digibank by DBS mengangkat topik yang dekat dengan isu atau minat segmen ini. Dengan demikian, digibank by DBS dapat hadir memberikan solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi nasabah.
Topik-topik tersebut dikemas dalam sesi talkshow yang berbeda tiap harinya, antara lain mengenai creativepreneur, di mana digibank ingin hadir sebagai solusi perbankan dan keuangan bagi para pelaku wirausaha kreatif agar mereka lebih sukses.
Foto: Istimewa
