Jakarta, TopBusiness – Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatatkan kenaikan laba bersih sepanjang 2019 lalu. Tercatat, perseroan mendulang laba bersih menjadi Rp451,66 miliar.
“Jumlah tersebut berarti laba bersih perseroan naik 1,57 persen dari sebelumnya di angka Rp444,24 miliar di periode yang sama tahun lalu,” demikian pernyataan resmi perseroan yang diterima media di Jakarta, Senin (9/3/2020).
Kenaikan laba bersih tersebut karena beban perseroan terus mengalami penurunan. Sepanjang2019 itu jumlah beban pokok penjualan WEGE mengalami penurunan menjadi Rp4,1 triliun dari Rp5,22 triliun.
Namun begitu, pendapatan perseroan sayangnya juga mengalami penurunan menjadi Rp4,57 triliun sepanjang 2019 itu dari sebelumnya Rp5,82 triliun di 2018. Meski begitu laba tetap naik.
“Sehingga, penurunan beban ini menopang kenaikan laba bersih WEGE dari Rp444,5 miliar di 2018 menjadi Rp451,66 miliar,” tulis laporan tersebut.
Lebih lanjut disebutkan, untuk laba bruto WEGE pada 2019 tercatat menurun menjadi Rp465,18 miliar dari Rp596,76 miliar. Sementara itu, laba bersih per saham mengalami kenaikan menjadi Rp47,19 dari posisi di akhir Desember 2018 yang senilai Rp46,41 per saham.
Sepanjang tahun 2019 itu, WEGE juga berhasil mencatatkan total aset menjadi Rp6,2 triliun dari posisi per 31 Desember 2018 yang tercatat senilai Rp5,89 triliun. Aset lancar WEGE di 2019 sebesar Rp5,09 triliun dan aset tidak lancar tercatat Rp1,11 triliun.
Sementara itu, total liabilitas WEGE per akhir 2019 tercatat sebesar Rp3,74 triliun atau menurun dibandingkan dengan posisi per akhir 2018 yang mencapai Rp3,75 triliun. Adapun untuk total ekuitas WEGE per 31 Desember 2019 mencapai Rp2,46 triliun atau meningkat dari Rp2,14 triliun per akhir 2018.
