Jakarta, TopBusiness – Riset BNI Sekuritas memperlihatkan indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia berpeluang koreksi lanjutan selama di bawah 5.000 & Candle Bearish Breakaway.
Riset dalam laman bnisekuritas.co.id, di Jakarta, hari ini juga menyinggung bahwa IHSG menunjukkan momentum bearish, didukung Stochastic oversold, candle Bearish Breakaway, MACD bearish, Fase distribusi & trend bearish, selama di bawah 5.557, trend Volume menurun, penutupan di bawah 5.181 (5 Day MA).
Jika closed di atas 5.136 target 5.361/5.488. Jika break below 5.136 berpeluang menuju support 5.022/4.970/4.800/4.620/4.500.
Trend Jangka Pendek: BEARISH (selama di bawah 5.136).
Trend Jangka Menengah: BEARISH (Selama di bawah 5.557).
“Resist: 4.940/4.970/5.022/5.136, dan Support: 4.840/4.750/4.680/4.600,” demikian riset itu memperlihatkan.
Indeks komposit Jakarta tersebut juga akan bergerak dalam kisaran 4.800 – 5.000 poin.
Foto: Istimewa
