Surplus.id resmi diperkenalkan di Indonesia. Marketplace di bawah naungan PT Ekonomi Sirkular Indonesia ini berfokus pada food loss and waste atau makanan hilang dan terbuang.

Seperti diketahui, Indonesia tercatat sebagai negara terbesar kedua, setelah Arab Saudi, yang menghasilkan sampah makanan.
Muhammad Agung Saputra, alumnus Imperial College London, Inggris dan Institut Teknologi Bandung (ITB) tergerak menawarkan sebuah solusi untuk mengubah kebiasaan buruk masyarakat membuang makanan di saat masih banyak orang menderita kelaparan dan kekurangan gizi.

Platform digital (app) dengan taglinenya (Save food. Save budget. Save planet) ini dibuatnya untuk menghubungkan pelanggan dengan toko makanan yang memiliki makanan berlebih yang akan dibuang jika belum terjual di penghujung hari dengan diskon minimal 50%. Dijelaskan Agung, setiap makanan yang diselamatkan berkontribusi dalam memerangi food waste.
Foto – Foto : Rendy Muhammad Rizky


