Jakarta, TopBusiness—Wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) telah menciptakan ekonomi yang tidak bergerak maju. Negara Asean tidak terhindar dari dampak yang disebabkan covid-19, sebagai hasil dari keterkaitan ekonomi kawasan dengan Cina, dalam hal rantai pasokan dan pariwisata.
Hal tersebut dijelaskan oleh Ekonom DBS, dalam riset yang diterima pagi ini oleh Majalah TopBusiness.
“Kami menguraikan pandangan pertumbuhan dan kebijakan untuk Asean+6. Perkiraan terbaru kami untuk 2020 menunjukkan penurunan pertumbuhan rata-rata Asean+6 menjadi 4%,” kata Irvin.
Dijelaskannya, “Kami mengharapkan pelonggaran fiskal dan moneter yang cukup besar di seluruh kawasan pada kuartal mendatang.”
Sementara, ekonom DBS, Radhika Rao, memaparkan bahwa sektor pariwisata, penerbangan, dan ritel di kawasan itu, akan merasakan dampak terbesar dari wabah yang menyebabkan pembatasan perjalanan.
“Negara seperti Vietnam dan Thailand yang sangat bergantung pada wisatawan dari Cina, dan pariwisata sebagai bagian besar dari ekonomi, akan merasakan dampaknya lebih dalam daripada negara-negara lainnya di kawasan tersebut,” kata Radhika.
Secara khusus, pendapatan dari sektor pariwisata menyumbang 12% dari produk domestik bruto (PDB) Thailand. Sementara 32% dari kedatangan wisatawan di Vietnam berasal dari Cina pada 2018.
Ilustrasi: Istimewa
