TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bulog Gelar OP di Lima Pasar DKI

Busthomi
18 March 2020 | 12:20
rubrik: BUMN, Business Info
FOTO – Harga Pangan Masih Normal di Puncak Kemarau

Aktivitas pedagang bahan pangan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menggelar Operasi Pasar (OP) komoditas pangan di lima pasar di Jakarta guna menjamin stabilitas harga dan pasokan komoditas pangan. Kegiatan ini dilakukan guna mempertimbangkan hal yang sangat kritikal dan berhubungan langsung dengan penyediaan pangan. Kegitaan ini dipantau langsung Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, pada Rabu (18/03/2020) ini. 

“Sebagai tindaklanjut dan arahan Pak Presiden tentang pelaksanaan dan pemantauan ketersediaan komoditas pangan di masyarakat, Bulog meggelar Operasi Pasar agar masyarakat betul-betul melihat sendiri dan menjadi tenang,” tutur Budi usai memantau langsung Operasi Pasar di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (18/3/2020).

Pemerintah melalui Perum Bulog melakukan optimalisasi kegiatan Operasi Pasar dalam rangka mencegah dan menangani terjadinya gejolak harga pangan, khususnya terkait kekhawatiran di masyarakat akibat pandemi virus corona.

Kegiatan ini dilakukan secara serentak di lima pasar utama di Jakarta yaitu Pasar Kramat Jati, Pasar Cempaka Putih, Pasar Mampang, Pasar Koja dan Pasar Tomang Barat. Dalam operasi pasar ini Bulog menyiapkan kebutuhan pokok berupa beras, gula, minyak goreng dan tepung terigu dengan harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat dan dengan kualitas produk yang bagus. 

Budi Waseso menambahkan, pihaknya sudah mengeluarkan instruksi ke seluruh jajaran untuk menyiapkan stok beras, gula dan kebutuhan pangan lain yang menjadi tanggung jawab Bulog untuk bisa selalu tersedia di masyarakat. 

“Tidak ada masalah, Bulog menjamin kebutuhan beras, gula dan pangan lainnya tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba. Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada guna menjamin ketersedian pangan tersebut,” tandasnya.

Dengan jumlah stok beras yang cukup besar sebanyak 1,5 juta ton Bulog memastikan pihaknya mampu mengatasi kebutuhan lonjakan harga yang tak terduga akibat pandemi virus corona maupun menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait kebutuhan pangan sampai dengan mulainya musim panen raya nanti. 

BACA JUGA:   Stok Beras Bulog 3,36 Juta Ton, Pemerintah Pastikan Tanpa Impor

Selain itu, Budi juga memastikan, bersama Satgas Pangan akan terus memantau jika ada pihak-pihak yang tak bertanggungjawab akan melakukan penimbunan terhadap beberapa komoditas pangan.

Tags: bulogoperasi pasar
Previous Post

Pembangunan akses jalan Mandalika

Next Post

Tatkala Hunian Subsidi Justru Melangkah Mantap

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR