TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Senin Pagi, Rupiah Tembus Rp16.550

Busthomi
23 March 2020 | 10:02
rubrik: Finance
Kurs Rupiah Terkerek Kenaikan Peringkat Moody’s

ilustrasi perdagangan valas. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan pelemahannya seiring masih adanya sentiment negatif dari wabah Covid-19.

Mengutip Bloomberg, rupiah dibuka di tangga Rp15.975 atau melemah 15 poin ketimbang penutupan rupiah akhir pekan lalu di posisi Rp15.960. Namun masih di sesi pagi, pergerakan mata uang NKRI itu terus amblas hingga menyentuh level Rp16.550 atau memerah 3,70% alias 590 poin! dalam 1,5 jam pertama itu.

Menurut analis pasar uang senior dari  Analis Vibiz Research Center, Alfred Pakasi, dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin pagi ini (23/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar, laju terpantau melemah signifikan, sementara dollar AS di pasar Asia turun setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya. Berarti rupiah terhadap dollar AS pagi ini telah melemah tajam 3,77% atau 600 poin.

“Melemahnya rupiah ini menjadi level terendahnya sejak Juni 1998. Ini terjadi sementara dollar lanjut melemah di pasar uang Asia setelah terkoreksi di sesi sebelumnya, turun dari minggu terbaiknya sejak krisis tahun 2008,” tutur dia di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Tercatat, menurut dia, indeks dollar yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini turun ke level 102,33, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 102,82.

“Kami melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini masih melaju, sehingga rupiah makin terteka. Tapi dollar di pasar Asia terkoreksi. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp 15.288 – Rp 16.950,” tutur dia.

Di pasar keuangan lainnya, dari pasar modal terpantau laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga masih di zona merah. IHSG Senin di awal sesi pertama, terpantau melemah tajam 4,16% atau 171,761 poin ke level 4.023,933.

BACA JUGA:   BNI Hadirkan Fitur Life Goals di wondr, Bantu Nasabah Siapkan Dana Haji Lebih Terarah

“Sementara bursa saham kawasan Asia lainnya, umumnya merosot oleh ketidakpastian perkembangan virus corona dengan bursa Australia tergelincir hampir 8%,” tutup Alfred.

Tags: analispasar uangrupiah
Previous Post

Ratusan Liter Disinfektan Digelontorkan Pertamina di Semarang

Next Post

Presiden Jokowi Teken Inpres No. 4/2020

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR