TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Potensi IHSG ke Resistance Terdekat

Busthomi
3 June 2020 | 08:40
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatan seperti perdagangan sehari Sebelumnya. Secara teknikal pada hari ini, Indeks terlihat masih ada stamina untuk menguat.

Menurut analis pasar modal dari PT Binaartha Sekuritas, M, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 1.98% di level 4.847,51. Dan berdasarkan indikator, MACD maupun RSI menunjukkan sinyal positif.

“Dan di sisi lain, terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG, sehingga Indeks berpeluang menuju ke resistance terdekat,” kata Nafan, Rabu (3/6/2020).

Berdasarkan rasio fibonacci, angka support maupun resistance IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di rentang 4.747,88 hingga 4.975,54.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

– AALI, dengan aily (7350). Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area 7350 – 7650, dengan target harga secara bertahap di level level 7100 dan 6750. Resistance: 8000.

– ADHI, dengan daily (515) . Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 510 – 520, dengan target harga secara bertahap di level 530, 545, 565, 610 dan 655. Support: 474.

– BBTN, dengan daily (925). Terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 900 – 925, dengan target harga secara bertahap di level 940, 970, 990 dan 1080. Support: 900, 860, 830 & 720.

BACA JUGA:   Direktur LCKM Mundur dari Jabatan

– CPIN, dengan daily (5.800). Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area level 5800 – 6000, dengan target harga di level 5325. Resistance: 6200.

– MEDC, dengan daily (450). Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 444 – 452, dengan target harga secara bertahap di 472, 494, 525, 595 dan 665. Support: 440 & 420.

– TOWR, dengan daily (970). Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area level 970 – 1010, dengan target harga di level 900. Resistance: 1050.

Foto: Rendy MR

Tags: analisihsgproyeksi ihsgproyeksi saham
Previous Post

Buruh Sawit PT Suryabumi Tunggal Perkasa Mogok Kerja

Next Post

Krakatau Steel Siap Dukung Pemulihan Ekonomi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR