TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

DPR: Realokasi Anggaran Covid-19 Perkuat Daya Beli

Busthomi
23 March 2020 | 14:13
rubrik: Ekonomi, Finance
Laju Ekonomi RI Kuartal II Melambat

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Percepatan penanggulangan wabah virus Corona atau Covid-19 membutuhkan dana yang besar untuk pengadaan peralatan dan infrastruktur medis. Baik itu untuk kepentingan pencegahannya maupun pengobatannya.

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendukung langkah pemerintah merealokasikan anggaran negara untuk kepentingan penanggulangan pandemi Covid-19. Dan ini sesuai kewenangan pemerintah yang diberikan dan tertuang dalam UU APBN Tahun Anggaran 2020.

“Anggaran tersebut harus dimanfaatkan untuk pengadaan alat dan fasilitas screening tes Corona massal secara gratis, penambahan alat perlindungan diri bagi tenaga kesehatan, penambahan fasilitas rumah sakit, pengobatan pasien corona gratis, serta upaya-upaya menangkal penyebaran virus Corona,” tegas Ketua DPR, Puan Maharani di Jakarta, Senin (23/3/2020).

Terkait dampak ekonomi akibat wabah Corona, kata dia, DPR meminta Pemerintah dapat memprioritaskannya pada penguatan daya beli masyarakat.

“Jadi realokasi anggaran negara bisa diarahkan pada program-program penguatan daya beli masyarakat yang terdampak wabah Corona, terutama mereka-mereka yang kehilangan pendapatan akibat kebijakan social distancing, serta pemberian insentif bagi tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan wabah Corona itu,” terangnya.

Pemerintah juga harus mengantisipasi melonjaknya angka inflasi, terutama akibat melonjaknya harga kebutuhan pokok dan alat medis yang terkait penanganan wabah Corona.

Sejauh ini, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Kesehatan, Bulog dan BUMN perlu berkoordinasi untuk meningkatkan kekuatan stok pangan dan alat medis pelindung diri akibat lonjakan permintaan dan pembelian barang tersebut.

Pemerintah bersama Bank Indonesia  juga diharapkan terus berkoordinasi meredam pelemahan rupiah. “Selain kebijakan moneter yang efektif, langkah-langkah pemerintah yang terukur dan kredibel dalam penanganan wabah Corona akan memperkuat kepercayaan pasar sehingga dapat meredam kejatuhan nilai tukar rupiah,” terang Puan.

BACA JUGA:   Antrian Terminal 2 Bandara Soetta Ramai, Ini Penjelasan AP II

DPR lewat komisi-komisi terkait, kata dia, juga akan mengawasi penggunaan realokasi anggaran tersebut agar pemanfaatnnya sesuai dengan program penanggulangan virus corona serta program penanggulangan dampak ekonominya.

Tags: Covid-19daya belidpr
Previous Post

PLN Pastikan Listrik Terjaga Selama Work From Home

Next Post

Tol SiBanceh Di Serambi Makkah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR