Jakarta, TopBusiness—Analis dari Samuel Sekuritas Indonesia, William Mamudi, memprediksi bahwa IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, berpotensi masih bergerak fluktuasi menjelang rilis data tenaga kerja di Amerika Serikat (AS).
Dalam riset harian yang dipublikasikan pada pagi ini, William juga memprediksi bahwa berdasarkan analisis teknikal, ada dua downtrend line yang masih menjadi penanda bahwa tekanan bearish belum berakhir.
William merekomendasikan sebanyak tiga saham untuk dibeli pada hari ini. Itu adalah saham sebagai berikut: BRPT (Barito Pacific), ITMG (Indo Tambangraya Megah) , dan GGRM (Gudang Garam).
Saham BRPT, masih menurut William, berhasil technical rebound dari level support Rp 450. Dan berlanjut dalam uptrend line. “Tekanan beli, berpotensi mendorong saham BRPT kembali uji resistance pada level Rp 1.000. Dengan catatan, uptrend line tetap solid,” papar dia.
Saham ITMG kembali uptrend line yang telah terbentuk sedari pertengahan Maret 2020. Rally kenaikan harga saham tersebut berpotensi berlanjut, dengan catatan uptrend line tetap solid.
Kemudian, saham GGRM berhasil keluar dari downtrend line. Saham ini kini melanjutkan uptrend. Tekanan beli berpotensi mendorong saham GGRM kembali menguji flip level di Rp 50.000.
Ilustrasi: Istimewa
