
Jakarta, businessnews.id — Pertamina diharapkan segera mengakuisisi PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur. Hal itu diyakini memercepat produksi bahan bakar minyak (BBM) ron 92.
“Kita mendorong secepatnya akuisisi. Masalah dana terserah, yang kisarannya Rp 30 triliun. Kita nggak kasih deadline,” pinta Ketua Tim Reformasi Tata kelola Migas, Faisal Basri , di Jakarta siang ini.
Ketika ditanya lebih jauh terkait dengan sumber dananya, Faisal menyatakan, bisa mengundang investor. Namun, bukan dalam skema penawaran saham perdana (IPO/initial public offering).
Pasalnya, Pertamina akan sulit menjadi emiten bursa karena akan memunculkan polemik penjualan aset negara.
Ia menjelaskan, walaupun Pertamina mengundang investor dalam akuisisi TPPI, cukup menjadi perusahaan terbuka non-listed. Pertamina aman bila menjadi badan usaha milik negara (BUMN) yang penuh milik Pemerintah Indonesia.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Ed: Dhi