
Jakarta, businessnews.id — Jasa Marga menargetkan perolehan pendapatan usaha di 2015 sebesar Rp 8 triliun atau meningkat 4,9% dibanding raihan di 2014.
Menuru Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman, di Jakarta hari ini, pendapatan itu didukung beroperasinya empat ruas jalan tol di tahun ini.
“Pada 2015, target pendapatan usaha kami di luar konstruksi sebesar Rp 7,95 triliun. Sedangkan volume trafic akan mencapai 1,345 miliar kendaraan,” kata dia.
Dia memaparkan, pada 2014 perseroan membukukan laba bersih Rp 1,4 triliun yang didukung pendapatan usaha di luar konstruksi sebesar Rp 7,23 triliun atau meningkat 14,6% dibanding 2013.
Adityawarman mengungkapkan, sepanjang 2014 Jasa Marga melayani lalu lintas transaksi sebanyak 1,32 miliar kendaraan atau meningkat 4,4% dibanding setahun sebelumnya.
Lebih lanjut dia merincikan, pada 2014 pendapatan dari jalan tol meningkat 14,5% menjadi Rp6,65 triliun. Sedangkan, pendapatan usaha non-jalan tol meningkat 14,7% menjadi Rp583 miliar.
Menurut Adityawarman, pendapatan konstruksi di 2014 menurun 50,9% menjadi Rp 1,95 triliun atau lebih rendah dari perolehan di 2013 yang mencapai Rp 3,96 triliun.
“Penurunan ini seiring dengan menurunnya aktivitas konstruksi dengan telah dioperasikannya tiga ruas tol baru,” ucap Adityawarman.
Dia menyebutkan, tiga jalan tol baru tersebut adalah Jalan Tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen, Jalan Tol Bogor Ring Road ruas Kedunghalang-Kedungbadak dan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2 Utara.
Sementara sepanjang tahun 2014 lalu, Jasa Marga membukukan pendapatan jalan tol sebesar Rp 6,65 triliun dan pendapatan non-jalan tol sebesar Rp 508 miliar. Sedangkan pendapatan konstruksi Rp 1,95 triliun; laba bersih sebesar Rp 1,4 triliun.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Ed: Dhi