
Jakarta, businessnews.id — Konsumen Indonesia termasuk dalam golongan penabung yang paling antusias, dan lebih dari dua pertiga (70%) mengalokasikan kelebihan dana mereka untuk menabung, dibandingkan dengan hanya 48% rata-rata global dan 62% di Asia Pasifik. Selain menabung, sekitar sepertiga konsumen Indonesia (32%) menggunakan kelebihan dana mereka untuk berinvestasi di saham atau reksadana, sementara itu empat dari 10 konsumen (40%) mengalokasikan kelebihan dana mereka untuk berlibur. Itu terlihat dalam Consumer Confidence Index untuk kuartal IV 2013, keluaran Nielsen.
“Meskipun menurun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, temuan terakhir ini menunjukkan bahwa konsumen di Indonesia tetap merencanakan masa depan finansial mereka dengan penuh perhitungan,” kata Managing Director Nielsen Indonesia, Agus Nurudin, di Jakarta (5/1/2015).
“Konsumen memiliki penghasilan untuk menginvestasikan kelebihan dana mereka dan memerkuat tabungan mereka, dan ini mendorong adanya permintaan yang lebih tinggi untuk layanan finansial dan perbankan,” dia berkata dalam keterangan pers.
Survei Nielsen juga mengungkapkan bahwa lebih dari setengah dari konsumen (59%) beranggapan bahwa Indonesia sedang mengalami resesi ekonomi, dan delapan dari 10 konsumen (80%) telah menyesuaikan kebiasaan berbelanja mereka dalam 12 bulan belakangan dalam upaya mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Lebih dari lima diantara 10 konsumen di Indonesia (52%)mengurangi belanja untuk pakaian baru dan 47% menunda untuk melakukan upgrade barang-barang teknologi. Jenis pengeluaran lainnya yang disesuaikan oleh konsumen adalah mengurangi hiburan di luar rumah (46%) dan menghemat pemakaian gas dan listrik (43%).
“Di sisi lain, konsumen Indonesia tampaknya masih belum mau banyak berkompromi dalam hal komunikasi, belanja bahan makanan, dan layanan keuangan. Sebagaimana terungkap dalam hasil survei bahwa konsumen yang mengurangi biaya telepon hanya 29%, membeli bahan makanan yang lebih murah 25%, dan memilih layanan keuangan yang lebih murah hanya 18%,” kata Agus lagi.
Penulis/Peliput: Dhi
Ed: Dhi