Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Rabu (08/04/2020) di Bursa Efek Indonesia kembali mengalami tekanan hingga 151,94 poin atau setara dengan 3,18 persen ke posisi 4.626,695. Pelaku pasar kembali mencermati isu covid-19, sambil merealisasikan keuntungan.
Pelaku pasar merealisasikan keuntungan pasca-aksi beli saham secara selektif. Mereka lebih memilih untuk mencerna kembali akan dampak pertumbuhan dan penyebaran virus covid-19.
Sejumlah sektor pembentuk IHSG mengalami aksi jual, seperti, sektor aneka industri sebanyak 4,23 persen, diikuti sektor properti dan infrastruktur yang masing-masing tekanan 3,83 persen dan 3,74 persen.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung normal dengan frekuensi sebanyak 548.624 kali dengan volume mencapai 6,92 miliar lembar saham senilai Rp6,14 triliun. Tercatat, 81 saham mengalami peningkatan harga, sebaliknya 335 saham penurunan, dan 117 saham tidak mengalami perubahan. Saham-saham yang mengalami pengurangan harga, diantaranya, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 150 menjadi Rp 2.000 per unit, kemudian PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) Rp 45 ke posisi Rp 600.
