TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank BTN Revisi Target Pertumbuhan Kredit

Nurdian Akhmad
13 April 2020 | 07:27
rubrik: Business Info
Berakhir, Masa Tunggu Calon Komisaris Independen BTN

Layanan di Bank BTN. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Menyusul terjadinya pandemi virus Corona atau Covid-19 yang terus meluas, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) merevisi target pertumbuhan kredit pada tahun ini.

Perseroan merevisi pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) nonsubsidi dan komersial menjadi kisaran 0-3 persen. Sedangkan untuk KPR subsidi, perseroan memproyeksi pertumbuhan di segmen tersebut berada pada kisaran 6-8persen.

“Revisi ini bergantung pada periode berakhirnya Covid-19. Namun, kami optimistis tetap bisa meraih laba sekitar Rp 2 triliun,” ujar Direktur Finance, Planning, & Treasury Bank BTN Nixon LP Napitupulu melalui siaran pers, Minggu (12/4/2020).

Dalam kondisi seperti saat ini, Nixon mengatakan, BTN akan lebih memilih langkah untuk peningkatan efisiensi, memperkuat cadangan dan likuiditas agar bisnis tetap berjalan. Untuk menjaga likuiditas, menurut Nixon, perseroan juga secara hati-hati melakukan pembelian surat utang pemerintah.

Upaya menjaga likuiditas tersebut dilakukan untuk memastikan cadangan dana tetap aman sekaligus meningkatkan fee based income melalui transaksi treasury. Sedangkan untuk dana treasury, perseroan menganggarkan nilai yang cukup besar sekitar Rp 20 triliun.

“Dana tersebut juga merupakan cadangan likuiditas perseroan. Kondisi normal biasanya kita anggarkan sekitar Rp13 Triliun dan saat ini likuiditas kita tingkatkan sekitar 30 persen,” kata Nixon.

Terkait kredit, Nixon mengungkapkan bahwa di beberapa daerah yang aman dari penyebaran Covid-19, penyaluran kredit masih tetap berjalan. Namun, Nixon mengakui, secara nasional permintaan kredit baru mengalami penurunan karena kantong penyerapan kredit hampir terdampak virus tersebut.

BACA JUGA:   Genjot Produksi CBM Tanjung Enim, NuEnergy Gandeng Beijing Energy Terapkan Teknologi ‘Horizontal Drilling’
Tags: bank BTNpandemi Covid-19Revisi pertumbuhan kredit
Previous Post

Kala Digitalisasi Merasuk ke Dunia Pertanian

Next Post

PD BPR Bank Purworejo Berhasil Lanjutkan Trend Pertumbuhan Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR