Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Selasa (13/04/2020) di PT Bursa Efek Indonesia mengalami tekanan. Indeks komposit Jakarta tersebut berkurang 25,19 poin atau setara dengan 0,54 persen ke posisi 4.623,89. Pasar terus-menerus mencerna perkembangan virus covid-19.
Pelaku pasar terus mencermati perkembangan virus covid-19, apalagi jumlah kasus terinfeksi di Indonesia menunjukkan peningkatan. Data memperlihatkan bahwa jumlah kasus positif mencapai 4.557 kasus.
Tak berhenti di sana saja, pasar tetap memantau perkembangan sentimen dari sejumlah bursa saham utama Asia. Seperti, nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo 455,1 poin (2,33 persen) ke posisi 19.043,4, dan straits times di Bursa Saham Singapura 4,9 poin (0,19 persen) ke posisi 2.566,42.
Di pasar reguler perdagangan berlangsung normal dengan volume mencapai 12.345.414.401 unit saham dan frekuensi 469.523 kali senilai Rp 5,547 triliun. Sejumlah saham mengalami pengurangan harga, diantaranya, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 150 ke posisi Rp 7.100, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) Rp 6 ke posisi Rp 182, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Rp 15 ke posisi Rp 1.075.
foto: Rendy MR
