Jakarta, TopBusiness—Direktur Graha Layar Prima, Yeo Deoksu, menyampaikan sejumlah imbauan kepada pemerintah Indonesia, terkait situasi bisnis bioskop saat ini, yang terdampak wabah Covid-19.
“Kami punya harapan kepada pemerintah Indonesia, agar industri bioskop bisa berjalan di masa sulit ini,” kata Deoksu dalam keterangan tertulis untuk otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini.
Deoksu menjelaskan, seyogianya, pemerintah memberikan bantuan fiskal untuk meringankan beban usaha pengusaha bioskop. Itu antara lain dengan membebaskan atau pun menangguhkan pajak bioskop, dan lain-lain.
Pemerintah pun bisa memasukkan industri bioskop ke dalam klasifikasi lapangan usaha yang mendapatkan pembebasan PPh 21, yang ditanggung pemerintah.
Pihaknya pun berharap agar pemerintah Indonesia memberikan stimulus finansial lain, berupa pengurangan pajak tontonan film di beberapa daerah, menjadi maksimal 10%.
Lebih lanjut, Deoksu menjelaskan kepada otoritas BEI bahwa jaringan bioskop CGV telah menghentikan operasional Bioskop CGV terkait wabah Covid-19 di Indonesia. Mulainya penghentian tersebut, berbeda-beda antar-lokasi.
“Tidak ada pemutusan hubungan kerja sehubungan dengan penutupan untuk sementara tersebut. Dan hak-hak para karyawan tetap dipenuhi,” dia menjelaskan.
Foto: Istimewa
