TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PD BPR Bank Pekalongan Akan Hijrah ke Syariah

Editor
16 April 2020 | 15:35
rubrik: BUMD
PD BPR Bank Pekalongan Akan Hijrah ke Syariah

Jakarta, TopBusiness – PD BPR Bank Pekalongan-Jawa Tengah  yang selama ini menjalankan usaha sebagai bank konvensional, kini tengah  berupaya bertranformasi menjadi lembaga keuangan syariah (bank syariah). Sebagai persiapan, selain mengikutkan pelatihan tentang sistem syariah bagi semua karyawan, untuk meningkatkan performa dan daya saing, status manajemen perusahaan juga akan ditingkatkan melalui perubahan Anggaran Dasar menjadi Perseroan Terbatas (PT) – PT BPRS Bank Pekalongan.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PD BPR Bank Pekalongan- Jawa Tengah, H  Agus Djunaedi dalam presentasi dan wawancara penjurian di ajang corporate rating “TOP BUMD Awards 2020” yang dihelat Majalah TopBusiness Jakarta, pada Rabu (15/4/2020) melalui video conference. Wawancara dan pendalaman materi presentasi berlangsung sekitar satu setengah jam, dipandu oleh Kusuma Prabandari selaku moderator yang diikuti empat juri lainnya; Prof. Siti Zuhro, Tendri Supriatna, S. Nitiswati, Totok Sediantoro Mertopawiro. 

Berdasarkan riset awal dan seleksi administrasi, PD BPR Bank Pekalongan- Jawa Tengah, tahun ini terpilih menjadi salah satu dari 200 BUMD yang masuk finalis untuk maju di babak penjurian di ajang corporate rating “Top BUMD Award 2020”. Penilaian antara lain mencakup kinerja pelayanan kepada nasabah, kinerja usaha, terobosan dan inovasi yang dilakukan, termasuk di sistem manajemen, serta kontribusinya dalam memajukan ekonomi daerah.

“Kami atas nama dewan Juri mengucapkan selamat kepada PD BPR Bank Pekalongan- yang tahun ini terpilih menjadi salah satu finalis di ajang Top BUMD Award 2020. Ini merupakan kegiatan corporate rating  yang antara lain bertujuan mendorong BUMD yang ada di Indonesia untuk senantiasa berinovasi dan berkreasi, agar bisa makin berdaya saing dan berkontribusi bersama dalam memajukan perekonomian masyarakat,” ujar Kusuma Prabandari dari Dwika Consulting.

BACA JUGA:   Performa Meningkat, Pelabuhan Cilegon Mandiri Kandidat Peraih TOP BUMD Awards 2024

Dalam paparannya, Direktur Utama PD BPR Bank Pekalongan- Jawa Tengah, H  Agus Djunaedi menyatakan, salah satu alasan hijrah ke sistem syariah karena potensi pasarnya dinilai masih sangat terbuka. Apalagi mengingat sebagian besar masyarakat kota Pekalongan yang terkenal religius. Sehingga dengan memilih sebagai lembaga keuangan berbasis syariah, ini akan seiring sejalan dan bisa lebih amanah dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

“Keputusan untuk ke sistem bank syariah ini,  juga sudah melalui kajian, terutama terkait potensi dan peluang pasarnya. Ini juga sesuai anjuran pemegang saham dan juga Walikota Pekalongan. Kami sangat optimistis dengan banyaknya dukungan yang diberikan ke kami, apalagi masyarakat kota Pekalongan mayoritas terkenal sangat religius, sehingga ini tentu menjadi potensi tersendiri bagi perbankan syariah ini,” kilahnya.

Dalam kesempatan itu, Dirut Agus Agus Djunaedi juga menyampaikan kinerja dan perkembangan PD BPR Bank Pekalongan yang secara umum bisa terus mengalami kenaikan, baik dari asset, pengumpulan dana pihak ketiga, pembiayaan,  maupun perolehan laba. Disebutkan, total asset pada tahun 2017 sebesar Rp49,7 dan tahun 2018 menjadi Rp 55,3 miliar. Sedangkan di tahun 2019, dari RBB yang direncanakan sebesar Rp56,1 miliar terealisasi sebesar Rp63,4 miliar.

Begitu juga dari sisi kredit yang disalurkan juga terus meningkat. Tahun 2017 sebesar Rp28,5 miliar, tahun 2018 mencapai Rp32,6 miliar. Sedangkan tahun 2019 dari RBB sebesar Rp38,1 miliar terealisasi sebesar Rp47,3 miliar. Dana pihak ketiga tahun 2017 tercatat Rp36 milair dari tabungan dan deposito, ditahun 2019 lalu naik mencapai Rp46 miliar. Dari sisi usaha, perolehan laba juga makin meningkat, tahun 2017 laba tercatat Rp1.139.670 dan tahun 2019 naik dengan meraih sebesar Rp1.235.529.

BACA JUGA:   Catatkan Kinerja Positif, Perumda BPR Khatulistiwa Konsisten Setor PAD ke Pemda

“Saat ini untuk porporsi kredit, sebesar 38,54% untuk kredit konsumtif, sedangkan 61,46% Kredit Modal Kerja dan jug UMKM. Kita juga banyak membiayai pelaku usaha sektor konstruksi, di antaranya untuk membiayai pembangunan proyek-proyek infrastruktur di kota Pekalongan. Tentunya ini juga menjadi kontribusi kami dalam upaya ikut memajukan ekonomi masyarakat dan pembangunan di Kota Pekalongan,” ujarnya.

Penulis: Ahmad Churi

Tags: PD BPR Bank Pkelaongan
Previous Post

BNI Syariah Inisiasi Bantuan Kemanusiaan ke Terdampak Covid-19

Next Post

Axa Mandiri dan Halodoc Sedia Konsultasi Online

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR