Jakarta, TopBusiness – Perumda BPR Khatulistiwa kembali masuk nominasi penerima penghargaan TOP BUMD Awards 2023 berkat kinerja yang positif dan konsisten memberikan PAD yang signifikan. Untuk menggali keberhasilan Bank Daerah Pontianak tersebut dilakukan wawancara penjurian yang berlangsung secara daring, Senin (27/2/2023).
Dalam presentasi berjudul Kinerja Perumda BPR Khatulistiwa 2022, Agus Subardi selaku Direktur Utama memaparkan capaian dan kinerja perusahaan dari tahun ke tahun yang mengalami peningkatan signifikan. “Kinerja keuangan kita juga cukup membanggakan, aset kita dari Rp 89 miliar di tahun 2022 sudah mencapai Rp. 105 milyar (2022). Ada peningkatan cukup signifikan, “ ungkapnya.
Perkembangan Total Aset Perumda BPR Khatulistiwa hingga akhir tahun 2022 sudah sejalan dengan target RKA 2022 dengan realisasi per bulannya tetap di atas target RKA. Posisi Desember 2022 realisasi Total Aset Perumda BPR Khatulistiwa tercatat Rp. 105.934.331.212 dengan pencapaian 110,38% dari target RKA 2022. Realisasi ini merupakan titik sejarah Perumda BPR Khatulistiwa untuk masuk ke Total Aset di atas 100 Milyar.
Peningkatan juga terjadi pada jumlah setoran PAD yang sebelumnya Rp. 385 juta meningkat signifikan menjadi Rp. 1,4 miliar. Peningkatan tersebut dikarenakan pada tahun sebelumnya ada prioritas untuk menutupi kerugian-kerugian sebelumnya.
“Dan setor PAD tahun ini cukup besar tapi tahun 2021 bukan kecil setor PAD-ny, kita pada tahun 2021 menutupi kerugian-kerugian sebelumnya, ada sekitar Rp. 1 miliar sudah kita tutupi sehingga tahun 2022 kita sudah tidak ada beban peninggalan-peninggalan masa lalu sehingga bisa setor PAD Rp. 1,4 miliar,” jelas Agus.
Tak hanya itu, dari catatan redaksi kinerja keuangan Perumda BPR Khatulistiwa terkait Pencapaian atas Target Kinerja juga membukukan catatan yang membanggakan dengan persentase lebih dari 100 persen. Misalnya Kredit yang ditargetkan Rp. 68.428.445.860 terealisasi sebesar Rp. 71.456.901.838 atau 104,43%. Simpanan Pihak Ketiga dari rencana sebesar Rp. 29.897.466.302, terealisasi Rp. 39.406.590.331 atau 131,81%. Dan Laba Bersih target Rp. 2.348.964.762, terealisasi sebesar Rp. 2.459.547.089 atau 104,71%.
“Perkembangan laba bersih setelah dikurangi pajak penghasilan badan hingga akhir tahun 2022 sudah berjalan sesuai dengan target dalam RKA 2022 dengan realisasi posisi Desember 2022 sebesar Rp. 2.459.547.089 dan pencapaian terhadap target RKA 2022 104,71%,” tambahnya dalam presentasi.
Inovasi dan Terobosan
Keberhasilan Perumda BPR Khatulistiwa mencatatkan kinerja positif tentu berkat upaya maksimal jajaran manajemen perusahaan. Upaya tersebut dilakukan melalui ragam inovasi dan terobosan baik di bidang layanan maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Di bidang teknologi informasi (TI), Perumda BPR Khatulistiwa telah melakukan transformasi layanan berbasis digital seperti ATM Cardless, IBS (Integrated Banking System) dan IBS Branchless. “Di bidang pemanfaatan teknologi digital, tanpa maksud melebih-lebihkan memang kamilah yang pertama di Kalbar (Kalimantan Barat) menggunakan teknologi Branchless. Sekarang sudah terpasang 2 unit, tahun ini kita tambah 2 unit lagi karena kita ada wacana buka kantor kas kembali. Kita juga yang pertama menggunakan ATM Cardless di Kalbar untuk BPR dan sekarang sudah terpasang dua dan Insya Allah tahun ini kita tambah satu unit lagi,” beber Agus.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada nasabah, Perumda BPR Khatulistiwa telah menyediakan layanan ATM Cardless sebanyak 2 (dua) unit yang terletak di kantor pusat dan kantor kas.
ATM Cardless adalah layanan tarik tunai yang dikembangkan perbankan atau BPR yang memadukan mesin ATM dengan kecanggihan teknologi mobile banking untuk pengiriman OTP sebagai pengganti kartunya dan bersifat on us.
Kemudian, IBS (Integrated Banking System) adalah aplikasi utama untuk menopang operasional Lembaga keuangan dan perbankan mikro yang bergerak dalam kegiatan usaha simpan pinjam (tabungan, deposito dan kredit).
Sedangkan IBS Branchless adalah aplikasi mobile berbasis smartphone android yang disesain untuk petugas Bank atau Lembaga keuangan menjemput transaksi ke lapangan sebagai upaya memberikan pelayanan prima kepada nasabah. Perumda BPR Khatulistiwa sudah memiliki 2 (dua) unit IBS Branchless yang terkoneksi dengan system secara real time.
Peningkatan SDM
Untuk mencapai setiap target perusahaan, Perumda BPR Khatulistiwa juga melakukan peningkatan kompetensi SDM melalui pelatihan-pelatihan baik dari internal perusahaan maupun external perusahaan. Peningkatan kompetensi Direksi dan Komisaris (Pengawas) dilakukan secara terencana dengan melakukan sertifikasi dan mengikuti workshop atau sosialisasi.
“Terkait dengan pelayanan, memang kita menyediakan anggaran untuk pendidikan cukup besar Pak, untuk meningkatkan SDM kami di bidang pelayanan, kami mengirimkan, menyekolahkan karyawan kami sampai ke jenjang yang mumpuni, paling tidak (minimal) S1. Yang kedua kami mengirimkan mereka juga untuk belajar keluar Pak, tidak hanya melalui asosiasi Perbarindo yang mengadakan di Kalimantan. Kami menganggarkan sekitar Rp. 250 juta untuk peningkatan mutu dan kapasitas karyawan,” pungkasnya.
Perumda BPR Khatulistiwa juga telah melakukan Key Performance Indicator (KPI) setiap tiga bulan sekali dalam satu tahun untuk mengukur kinerja dan kapasitas karyawan dalam memenuhi tujuan strategis dan operasional. Pengaplikasian pengelolaan karyawan yang lebih efektif dalam bentuk KPI sehingga dapat membantu melihat potensi perkembangan karyawan.
Penulis: Abdullah Suntani
