
Jakarta, businessnews.id — Pondasi sektor properti di Jakarta membaik di tahun 2015. Itu disebabkan pemulihan ekonomi global ataupun Indonesia. Demikian dijelaskan oleh Head of Research Savills PCI Indonesia, Anton Sitorus.
Dalam MarketPulse Jakarta Property Trend February 2015 yang dilansir akhir pekan kemarin, Anton menjelaskan: pertumbuhan sektor tersebut diperkirakan lebih baik dibandingkan tahun 2014.
Pemerintah Indonesia telah memerkirakan bahwa, tahun 2015, tumbuhnya produk domestik bruto (PDB) di kisaran 5,4% sampai 5,8%.
“Konsumsi rumah tangga menjadi mesin utama pertumbuhan. Di samping itu, Pemerintah Indonesia menggenjot sektor investasi untuk mendorong pertumbuhan itu,” dia menambahkan.
Semua itu, secara umum, mendorong pertumbuhan sektor ritel. Di samping itu, iklim investasi yang kondusif diperlukan untuk mendorong tumbuhnya properti komersial.
Pemerintah RI pun, Anton menambahkan, dengan target inflasi 4% mendorong perbankan menurunkan tingkat suku bunga. Juga, meminta perbankan lebih mengakolasikan kredit ke sektor yang produktif.
“Dengan demikian, aktivitas bisnis lebih terasa,” kata dia.
Penulis/Peliput: Dhi
Ed: Dhi