Jakarta, TopBusiness – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, realisasi investasi pada kuartal I 2020 tetap meningkat kendati Indonesia terkena dampak pandemic virus corona (Covid-19).
Pada periode tersebut, realisasi investasi tumbuh 8 persen menjadi Rp 210,7 triliun dari Rp 195,3 triliun pada periode sama di 2019.
“Nilai realisasi investasi di kuartal I ini sudah mencapai 23,77 persen dari target investasi pada 2020 yang sebesar Rp 886,1 triliun,” kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dia dalam siaran pers tertulisnya, Senin (20/4/2020).
Bahlil memprediksi, capaian investasi di kuartal I tersebut akan membuat pertumbuhan ekonomi nasional menjadi 4,7 persen. “Saya punya perhitungan, dengan realisasi kita Rp 210,7 triliun pada triwulan (kuartal) I, analisa kami di BKPM pertumbuhan ekonomi nasional bisa 4,7 persen,” kata dia.
Bahlil berharap wabah virus corona ini dapat segera berakhir pada Mei 2020. Dia lantas membuat formulasi sedang, dimana realisasi investasi masih bisa menyentuh Rp 885 triliun jika pandemi tersebut usai pada bulan mendatang.
“Kemudian bagaimana di triwulan II? Kalau seandainya Covid ini berakhir di bulan Mei, maka kami punya perhitungan pertumbuhan kami akan sedikit sekali. Itu enggak lebih dari Rp 150 triliun. Tetapi di triwulan III, triwulan IV itu akan bisa mengejar pertumbuhannya dengan menutup defisit di triwulan II. Itu strateginya,” tutur Bahlil.
