Jakarta, TopBusiness – Pada penutupan perdagangan Senin (20/04/2020), indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 58,92 poin atau 1,27 persen ke posisi 4.575,905. Pelaku pasar domestik merealisasikan keuntungan.
Pelaku pasar domestik melakukan aksi jual saham guna merealisasikan keuntungan, seiring pelemahan bursa saham Asia. Selain, mereka tetap mewaspadai soal pandemi virus covid-19. Sejumlah sektor yang menjadi sasaran aksi jual terutama properti sebesar 2,82 persen dan infrastruktur (2.06 persen), serta industri dasar (1,86 persen).
Perdagangan berlangsung normal dengan volume mencapai 7.759.862.728 unit saham dan frekuensi 526.854 kali senilai Rp 5,415 triliun. Sejumlah saham yang mengalami tekanan harga, diantaranya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) Rp 20 per unit ke posisi Rp 615, diikuti PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) Rp 2 ke posisi Rp 114, dan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) Rp 2 ke posisi Rp 290.
Sejumlah saham bursa mayoritas mengalami tekanan harga, diantaranya, di Bursa Efek Tokyo melalui nikke-225 turun 228,2 poin (1,15 persen) ke level 19.669,1, kemudian Bursa Saham Hong Kong dengan hang seng 50 poin (0,21 persen) ke level 24.330, dan di Bursa Efek Singapura melalui straits times 15,2 poin (0,58 persen) ke level 2.599,4.
Foto: Rendy MR
