Jakarta, TopBusiness – PDAM Buleleng terus berupaya melakukan peningkatan kapasitas produksinya dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, termasuk konsistensinya terhadap program hibah air minum bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Komitmen ini merupakan bagian dari ihtiar perusahaan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini terlihat dari meningkatnya pembukuan laba rugi PDAM Buleleng dari tahun ke tahun.
“Dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, untuk laba setelah pajak tercatat Rp 10,4 miliar pada tahun 2019 sebelumnya di tahun 2018 sebesar Rp 9,4 miliar,” ungkap I Made Lestariana selaku Direktur PDAM Buleleng pada acara wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2020 yang diselenggarakan secara daring, baru-baru ini.
Bahkan, lanjut I Made, peningkatan laba juga terjadi dalam setoran PDAM untuk PAD Kab Buleleng yang senantiasa terus meningkat dari tahun ke tahun. “Peningkatan dimulai dari tahun 2016, dari tahun sebelumnya (2015) sebesar Rp. 2,7 miliar menjadi Rp. 4,5 miliar. Dan di tahun 2019 meningkat menjadi Rp 5,7 miliar dari sebelumnya (2018) sebesar Rp 4,9 miliar,” katanya.
Tak hanya itu, keberhasil PDAM Buleleng dalam menyediakan air bersih juga dibarengi dengan prestasi yang membanggakan. Pasalnya Tingkat Kesehatan PDAM Kab Buleleng yang dinilai berdasarkan pedoman penilaian kinerja PDAM dari BPPSPAM untuk Tahun buku 2018 mendapat nilai 4,14 atau tergolong SEHAT. Bahkan, Untuk Tingkat Nasional berada pada Peringkat I kategori PDAM Kabupaten/Kota dengan jumlah pelanggan 50.001 sampai 100.000 pelanggan. “TingkaT kesehatan PDAM sekornya 4,14 atau tergolong sehat dan menduduki peringkat pertama nasional untuk kategori jumlah pelanggan 50.001 sampai 100.000 pelanggan,” tuturnya.
Dengan berbagai keberhasilan yang diraih oleh PDAM Buleleng, pihaknya akan terus menambah prosentase pelayanan air minum agar semakin banyaknya masyarakat, khususnya di Kab Buleleng yang bisa menikmati pelayanan air minum, termasuk konsisten terhadap Program Hibah air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga pelayanan air minum PDAM Kabupaten Buleleng kepada masyarakat semakin merata.
Untuk diketahui, PDAM Buleleng saat ini tengah membangun tiga titik sumur bor, yakni di wilayah Desa Tinga-Tinga Kecamatan Gerokgak, Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng, dan di Desa Bila Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali.
Penulis: Abdullah Suntani
