TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pembiayaan BFI Finance Kuartal I Tak Terpengaruh Pandemi

Nurdian Akhmad
29 April 2020 | 08:50
rubrik: Business Info
Kuartal I, Pendapatan BFI Finance Melonjak 30%

Kantor Pusat BFIN Finance/foto; istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pandemi virus Corona atau Covid-19 belum berdampak terhadap kinerja bisnis PT BFI Finance Indonesia Tbk pada kuartal I-2020. Bahkan, BFI Finance mampu menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 4 triliun, tumbuh 20,7% secara tahunan (year on year/yoy).

Kenaikan tersebut turut mengerek nilai pendapatan perseroan yang meningkat 10,1% menjadi Rp 1,4 triliun.

Finance Director & Corporate Secretary BFI Finance Sudjono mengungkapkan, perseroan berhasil mencatat nilai pembiayaan baru sebesar Rp 3,0 triliun di dua bulan pertama 2020.

“Namun sejak pengumuman pemerintah atas terjadinya kasus positif Covid-19 tanggal 2 Maret, kami memutuskan untuk memperketat penyaluran pembiayaan sebagai antisipasi atas kondisi ekonomi dan risiko bisnis yang timbul karena dampak dari pandemi ini di bulan-bulan mendatang,” kata Sudjono dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Rabu (29/4/2020).

Adapun, total laba bersih sebesar Rp 327,9 miliar atau turun 2,7% dari total laba di kuartal pertama 2019. Penurunan tersebut karena perseroan membentuk cadangan 70% piutang sebagai antisipasi penurunan ekonomi yang berpotensi meningkat kredit macet.

Per 31 Maret 2020, BFI Finance mencatatkan NPF 1,1% sementara cadangan kerugian yang ada mencapai 3,1 kali NPF atau sekitar 3,55% dari nilai aset produktif perusahaan. Jumlah ini diharapkan akan menjadi buffer untuk mengantisipasi pemburukan NPF di tengah pandemi Covid-19.

Porsi produk pembiayaan kendaraan roda empat masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 68,7% yang disusul dengan pembiayaan kendaraan roda dua sebesar 21,2%. Untuk alat berat dan mesin sebesar 8,7%, dan sisanya adalah pembiayaan dengan agunan properti, serta pembiayaan syariah.

Total piutang pembiayaan yang dikelola oleh perusahaan tercatat sebesar Rp 18,7 triliun, atau naik 3,1% dari sebelumnya sebesar Rp 18,1 triliun. Kenaikan ini berkontribusi positif terhadap peningkatan total aset BFI Finance di kuartal pertama 2020 sebesar Rp19,7 triliun atau naik 6,6% (yoy).

BACA JUGA:   Restrukturisasi Kredit Capai Rp937,46 T, Sektor Keuangan Masih Aman

“Kepercayaan dari perbankan juga masih solid. Di bulan Maret kemarin kami memperoleh pinjaman sindikasi mencapai US$ 100 juta. Hal ini mencerminkan adanya kepercayaan dan hubungan yang baik dengan mitra perbankan sehingga BFI terus bertumbuh sesuai dengan rencana yang telah dibuat,” ujar Sudjono.

Tags: bfi financeperusahaan pembiayaan
Previous Post

ASDP Hentikan Sementara Layanan Hingga 31 Mei

Next Post

Minim Sentimen, IHSG Diprediksi Flat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR