Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada pembukaan perdagangan Senin (04/05) awal pekan di Bursa Efek Indonesia berkurang 106,13 poin, atau setara dengan 2,25 persen ke posisi 4.610,28. Pergerakan indeks komposit Jakarta selaras dengan bursa Wall Street.
Pelaku pasar mencermati perkembangan terakhir, terkhusus, sentimen negatif bursa saham Wall Street pada penutupan perdagangan akhir pekan kemarin. Mereka mencerna seputar rencana pemerintah Amerika untuk mengeluarkan kebijakan guna menekan China, akibat perkembangan virus corona yang dimulai dari Kota Wuhan. Pemerintah Amerika menemukan bukti soal hubungan virus covid-19 ini di lab di Wuhan. Dikabarkan, akan meningkatkan tarif dagang dengan China.
Di Bursa Saham New York, melalui indeks dowjones industrial average merosot 622,03 poin (2,55 persen) ke posisi 23.723,69m dan nasdaq 284,60 poin (3,20 persen) ke posisi 8.604,95.
Dampaknya Bursa saham Asia bergerak melemah. Misal, indeks hang seng turun 818 poin ke posisi 23.824, dan strait times di Bursa Saham Singapura 64 poin ke level 2.559.
Foto: Rendy MR
