Jakarta, TopBusiness – Hingga penutupan Rabu (06/05/2020) atau sebelum Hari Raya Waisak, indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia turun tipis. Indeks komposit Jakarta ini menjadi 4.608,79, negatif 21,34 poin atau setara dengan 0,46 persen.
Pelaku pasar lebih memilih untuk melepas saham-saham di sektor industri dasar. Itu tercermin sektor tersebut turun sebanyak 2,87 persen, diikuti sektor infrastruktur dan manufaktur masing-masing minus 1,37 dan 0,92.
Jelang libur pelaku pasar lebih memilih aksi ambil untung, pasca-beberapa hari mengalami peningkatan harga saham. Sambil memperhatikan perkembangan penutupan bursa saham Asia-Pasifik. Contoh, indeks komposit PSE di Bursa Saham Philipina melemah 32,40 poin (0,57 persen) ke posisi 5.639,27, dan ASX 200 di Bursa Saham Australia 22,50 (0,42) menjadi 5.384,60 poin.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung normal dengan volume mencapai 6.853.227.443 unit saham dan frekuensi 523.304 kali senilai Rp 5,371 triliun. Beberapa saham mengalami penurunan harga, diantaranya, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Rp 45 menjadi Rp 1.415, PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) Rp 10 menjadi Rp 1.180 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 200 menjadi Rp 8.100.
Foto: Rendy MR
