Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan Kamis (14/05/2020) atau sesi I, Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 28,37 poin atau 0,62 persen ke posisi 4.525,99. Pelaku pasar mengikuti arah Wall Street.
Di dalam negeri, para pelaku pasar modal mencermati pernyataan Gubernur Bank Sentral Amerika (The Fed), Jerome Powell, yang mengindikasikan belum akan menurunkan suku bunganya dalam waktu dekat. The Fed beranggapan, negative interest rate belum menjadi opsi, meskipun outlook ekonomi AS ke depan sangat tidak menentu dan memiliki risiko penurunan yang signifikan.
Dampaknya, bursa saham Wall Street bereaksi dengan dibuktikan pelepasan sejumlah saham. Contoh, indeks dowjones industrial average kehilangan hingga 2.17% dan nasdaq 1.55%.
Sejumlah bursa utama Asia pun akhirnya rontok, diantaranya, di Bursa Saham Korea Selata melalui indeks komposit Kospi 1,24 persen dan Bursa Efek Tokyo (nikkei-225) 0,82%.
Foto: Rendy MR
